RADAR SURABAYA – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Surabaya melalui kegiatan Bakti Sosial Penyuluhan, Pemeriksaan Kesehatan, dan Pengobatan Gratis. Kegiatan yang digelar di Pondok Pesantren Sabilillah, Kecamatan Lakarsantri, Minggu (16/8), tersebut menjadi bagian dari agenda rutin program Santri Sehat LKNU Kota Surabaya.
Ketua LKNU Surabaya, dr. Akbar Fahmi, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergilir di berbagai wilayah sebagai bentuk pelayanan kesehatan sekaligus upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Baksos ini merupakan agenda rutin Santri Sehat LKNU Kota Surabaya yang digelar bergilir di setiap kecamatan,” tuturnya.
Sebelum menjalani pemeriksaan, masyarakat terlebih dahulu mendapatkan penyuluhan kesehatan. Edukasi tersebut digelar secara serentak dengan melibatkan ratusan dokter dari berbagai kota di Indonesia, hasil kolaborasi LKNU Surabaya bersama Yayasan Elemen Kesehatan Nusantara.
Menurut dr. Akbar, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PCNU Kota Surabaya untuk terus hadir memberikan pelayanan dan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kesehatan.
Momentum peringatan Hari Kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk memberikan perhatian khusus kepada para santri. “Selain melayani masyarakat, kegiatan ini menghadirkan pemeriksaan kesehatan bagi santri untuk menjaga kondisi mereka tetap prima dan mendukung kelancaran proses belajar," pesannya.
Pengasuh Pondok Pesantren Sabilillah, KH Muhammad Basuni, menyambut positif kegiatan tersebut yang dinilai mempererat silaturrahmi pesantren, PCNU, LKNU Surabaya, dan masyarakat Lakarsantri
“Alhamdulillah, layanan kesehatan gratis ini mempererat silaturahmi Keluarga Besar Pondok Pesantren Sabilillah dengan PCNU, khususnya LKNU Surabaya, serta warga Kecamatan Lakarsantri,” tuturnya.
Ia menilai kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran NU, sekaligus memberi manfaat bagi kesehatan dan aktivitas para santri.
“Semoga penyuluhan, pemeriksaan, dan pengobatan gratis ini menjadi ikhtiar bersama untuk meningkatkan kesehatan, sehingga kita dapat terus beraktivitas dan memberikan manfaat bagi diri, lingkungan, dan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana M. Hisam, S.El., M.E., menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis tidak sebatas memberikan layanan pengobatan, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan layanan ini untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini agar dapat ditangani secara tepat,” jelasnya.
Hisam mengapresiasi seluruh pihak yang berkolaborasi dan berharap kegiatan serupa terus digelar untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Kami senang melihat senyum warga dan santri setelah pemeriksaan. Kegiatan ini memberikan edukasi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan,” ungkapnya.
Melalui penyuluhan, pemeriksaan, dan pengobatan gratis, LKNU Surabaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap kesehatan sekaligus pentingnya deteksi dini untuk menjaga kualitas hidup. (ind/gun)
Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya