RADAR SURABAYA - Warga yang berada di kawasan Pasar Blauran mendadak geger, Sabtu (30/5) pukul 09.45. Seorang lansia ditemukan meninggal dunia membusuk di kamar lantai dua ruko yang digunakan tempat tinggal Jalan Blauran, Genteng, Surabaya. Korban CWH, 72, warga Jalan Blauran II, Surabaya.
Kapolsek Genteng Kompol Grandika Indera Waspada menerangkan, mayat korban ditemukan Sabtu pukul 09.45. Temuan mayat bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk menyengat dari ruko yang dihuni korban. Warga melaporkan temuan ke pihak kelurahan setempat. Tak lama kemudian diteruskan ke 112 dan 110, serta Polsek Genteng.
Sesampainya di TKP, anggota Polsek berkoordinasi dengan petugas BPBD dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya. Petugas BPBD kemudian membuka paksa pintu ruko karena terkunci dari dalam.
Baca Juga: Haji 2026: Lembaran Ihram yang Menghapus Sekat Dunia, Ketika Haji Mengubah Jiwa di Balik Ritual
"Korban ditemukan meninggal dunia terlentang di kamar dengan kondisi sudah mengeluarkan bau tak sedap," ujarnya, Sabtu (30/5).
Grandika mengatakan, dari hasil olah TKP polisi menemukan makanan korban, obat-obatan percernaan, kwitansi rawat jalan, dan tab dalam keadaan mati. "Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal dunia sudah enam hari. Di lokasi tinggal sendiri," terangnya.
Mantan Kapolsek Rungkut ini menegaskan, terakhir korban kontrol di rumah sakit pada 24 Mei 2026. Di ruko tersebut korban tinggal sendiri. Sedangkan untuk toko sudah tidak difungsikan. Dari hasil pemeriksaan luar Tim Inafis, korban diduga meninggal dunia karena sakit.
"Korban meninggal dunia diduga karena sakit luka nyeri atau kram (spasme) pada lambung dan usus yang diderita kurang lebih beberapa tahun ke belakang," tegasnya.
Baca Juga: Terapis Spa Surabaya Ngaku Uang untuk Menginap di Hotel Mewah dan Dibagi ke Temannya
Sementara usai dilakukan olah TKP, mayat korban dievakuasi petugas BPBD Surabaya menggunakan ambulans Dinas Sosial ke RSUD Dr Soetomo untuk dilakukan visum. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto