RADAR SURABAYA - Cuaca di Kota Surabaya pada Rabu, 27 Mei 2026 yang bertepatan dengan libur nasional Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan didominasi cuaca cerah hingga terik pada pagi hingga menjelang siang hari. Namun memasuki siang, hujan ringan hingga huan disertai petir berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Sebelumnya, pada Rabu dini hari hujan turun cukup merata di berbagai kawasan Surabaya. Bahkan hujan dengan intensitas cukup deras sempat terjadi di wilayah Surabaya Utara sehingga membuat kondisi jalan basah hingga pagi hari.
Memasuki pukul 05.00 WIB, cuaca mulai berangsur membaik dengan kondisi sebagian besar cerah dan suhu sekitar 25 derajat Celsius. Cuaca cerah diperkirakan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dengan suhu udara meningkat cukup cepat.
Baca Juga: Jelang Penyembelihan Kurban, Ojek Kambing di Surabaya Laris Manis
Pada pukul 08.00 WIB suhu mencapai 28 derajat Celsius dengan kondisi cerah. Kemudian pada pukul 10.00 WIB cuaca masih didominasi cerah berawan dengan suhu udara sekitar 31 derajat Celsius dan suhu terasa mencapai 38 derajat Celsius.
Menjelang siang hingga sore hari, potensi hujan mulai meningkat. Pada pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB diperkirakan terjadi hujan ringan disertai kondisi berawan tebal. Sementara pada pukul 14.00 WIB terdapat potensi hujan disertai petir di beberapa kawasan.
Cuaca mendung dan hujan ringan diperkirakan masih berlanjut hingga malam hari. Pada pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB hujan ringan masih berpotensi turun dengan suhu berkisar 26 derajat Celsius.
Kecepatan angin di Surabaya sepanjang hari relatif rendah hingga sedang, berkisar 5 hingga 11 kilometer per jam dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi antara 73 hingga 99 persen.
Baca Juga: Unesa Terima 8.292 Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, 3.107 Penerima KIP Kuliah
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Jawa Timur saat ini mulai memasuki masa peralihan atau pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau. Pada periode ini, kondisi cuaca cenderung tidak menentu.
BMKG menjelaskan hujan ringan hingga hujan dengan intensitas cukup tinggi masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah, terutama pada siang, sore, maupun malam hari. Namun secara bertahap, pola cuaca di Jawa Timur diperkirakan mulai bergerak menuju musim kemarau yang identik dengan kondisi lebih panas dan kering.
Masyarakat diimbau tetap menjaga kondisi tubuh, mencukupi kebutuhan cairan, serta mewaspadai perubahan cuaca mendadak yang dapat memicu hujan singkat disertai petir pada masa pancaroba. (*)
Editor : Lambertus Hurek