Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prakiraan Cuaca Surabaya, Minggu 24 Mei 2026, Siang Panas Terik Disusul, Portensi Hujan Ringan Petang dan Malam

Lambertus Hurek • Minggu, 24 Mei 2026 | 04:54 WIB
Ilustrasi cuaca cerah berawan. (AI)
Ilustrasi cuaca cerah berawan. (AI)

 

 

RADAR SURABAYA - Cuaca di Kota Surabaya pada Minggu (24/5/2026) diprakirakan cerah pada pagi hingga siang hari. Namun memasuki sore hingga malam, hujan ringan disertai petir lokal berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data prakiraan cuaca, kondisi cuaca sejak pukul 05.00 WIB berada dalam keadaan cerah dengan suhu udara sekitar 26 derajat Celsius. Cuaca cerah diprediksi masih berlangsung hingga pukul 08.00 WIB dengan suhu meningkat menjadi 29 derajat Celsius.

Baca Juga: Persib Hat-trick Juara Liga! Maung Bandung Kunci Gelar usai Tahan Persijap

Menjelang siang, cuaca cenderung cerah berawan hingga berawan. Suhu udara terus meningkat dan mencapai 32 derajat Celsius mulai pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Bahkan suhu terasa diperkirakan menyentuh 41 derajat Celsius akibat teriknya cuaca dan tingginya kelembapan udara.

Hujan ringan diperkirakan mulai turun sekitar pukul 09.00 WIB, kemudian kembali berpotensi terjadi pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Memasuki sore hingga malam hari, potensi petir lokal diprediksi meningkat.

Pada pukul 17.00 hingga 23.00 WIB, cuaca diperkirakan didominasi hujan disertai petir dengan kondisi langit tertutup awan tebal. Intensitas hujan diprediksi meningkat pada malam hari dengan curah hujan mencapai 0,5 milimeter.

Suhu udara pada malam hari berkisar antara 26 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni mencapai 95 persen. Sementara kecepatan angin berkisar 3 hingga 8 kilometer per jam.

Warga Surabaya diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama bagi pengendara dan masyarakat yang beraktivitas pada sore hingga malam hari. Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh karena cuaca panas pada siang hari cukup menyengat.

Baca Juga: Persebaya Mengamuk! Persik Kediri Dibantai 5-0, Tutup Liga dengan Pesta Gol

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan yang masih sering terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur meski saat ini mulai memasuki musim kemarau dipengaruhi fenomena atmosfer yang masih aktif.

Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Ady Hermanto, menjelaskan salah satu penyebab utama kondisi tersebut adalah fenomena Madden Julian Oscillation (MJO).

Fenomena MJO merupakan gangguan atmosfer tropis yang memicu peningkatan pembentukan awan hujan akibat tingginya penguapan dari wilayah Samudra Hindia menuju Indonesia.

“Memang saat ini masyarakat bertanya-tanya kenapa sudah masuk musim kemarau tetapi masih sering hujan. Salah satu penyebabnya karena saat ini dibarengi dengan adanya fenomena MJO,” ujar Ady.(*)

Editor : Lambertus Hurek
#Kota Surabaya #Prakiraan Cuaca #BMKG #Madden Julian Oscillation #hujan ringan