Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Berbeda Dari Tahun Lalu, Begini Acuan Perhitungan Jalur Prestasi SPMB 2026/2027

Dimas Mahendra • Kamis, 21 Mei 2026 | 17:31 WIB
Pemkot Surabaya menerapkan sistem penilaian baru dalam jalur prestasi SPMB 2026 untuk SMP Negeri. (HUMAS PEMKOT SURABAYA)
Pemkot Surabaya menerapkan sistem penilaian baru dalam jalur prestasi SPMB 2026 untuk SMP Negeri. (HUMAS PEMKOT SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memperkenalkan mekanisme baru dalam penilaian jalur prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMP Negeri. 

Tahun ini, jalur prestasi mendapat kuota sebesar 35 persen yang terbagi menjadi tiga subjalur, yakni prestasi akademik, perlombaan dan pertandingan, serta penghafal kitab suci.

Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa sistem penilaian jalur prestasi non-akademik kini dibedakan antara kompetisi berjenjang yang diselenggarakan pemerintah dan turnamen terbuka. 

Baca Juga: Surabaya Kian Mantap Jadi Kota Sport Tourism, Crystalin RunXperience 2026 Targetkan 15 Ribu Pelari

Kompetisi berjenjang, seperti lomba tingkat kota hingga nasional, akan mendapat poin lebih tinggi dibandingkan open tournament. 

“Jenjang itu mulai dari tingkat kecamatan, terbaiknya naik ke kota, lalu provinsi, hingga nasional. Itu poinnya jauh lebih besar daripada yang open tournament,” ujar Febrina, Kamis (21/5).

Dalam jalur prestasi, porsi terbesar diberikan untuk prestasi akademik sebesar 20 persen dari total kuota, disusul perlombaan dan pertandingan sebesar 12 persen, serta penghafal kitab suci sebesar 3 persen. 

Baca Juga: SPMB SD dan SMP Negeri Surabaya 2026 Siap Dilaksanakan, Catat Jadwalnya!

Menurut Febrina, skema baru diterapkan khusus untuk jalur akademik dengan menggabungkan nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). 

Jika sebelumnya penilaian hanya berdasarkan nilai rapor, kini hasil TKA menjadi komponen penting dalam seleksi.

“Hasil TKA akan kita kombinasikan dengan nilai rapor. Nilai TKA memiliki bobot 40 persen, sedangkan nilai rapor 60 persen,” jelasnya. 

Baca Juga: Jejak Sekolah Tionghoa Shin Lih di Kawasan Kasin Malang, Dulu Paling Berpengaruh

Ia menambahkan bahwa hasil TKA dijadwalkan diumumkan pada 26 Mei 2026, sehingga calon murid dan orang tua dapat mulai menghitung peluang masuk melalui jalur prestasi akademik.

Selain jalur akademik, Dispendik juga menerapkan tahapan seleksi bertahap untuk memberi kesempatan lebih luas bagi calon murid. 

Jalur perlombaan dan penghafal kitab suci akan diproses terlebih dahulu sebelum jalur prestasi akademik dibuka. 

“Kita akan mendahulukan yang perlombaan dan penghafal kitab suci. Jadi yang belum lolos di jalur perlombaan masih bisa ikut seleksi di jalur akademik,” kata Febrina.

Baca Juga: Pelaku Perampokan Toko Emas di Wonokromo Surabaya Ambil Anting hingga Sejumlah Mata Uang Korea Milik Korban

SPMB Surabaya 2026 untuk jenjang SMP Negeri dijadwalkan berlangsung mulai April hingga Juli. 

Tahapan verifikasi jalur prestasi akademik dan non-akademik dilakukan pada 21 April–15 Juni 2026, pendaftaran dibuka 27–29 Juni 2026, dan pengumuman hasil seleksi pada 30 Juni 2026. 

Sementara jalur prestasi akademik dibuka 1–3 Juli 2026 dengan pengumuman hasil pada 4 Juli 2026.

Baca Juga: Pastor Joseph Wang Terusir dari Tiongkok lalu Dirikan Sekolah Hwa Ying di Kota Malang

Menurut Febrina, sistem baru ini dirancang agar proses seleksi lebih objektif dan transparan. 

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang adil untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik melalui akademik maupun non-akademik,” ujarnya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#SPMB Surabaya 2026 #Sistem Penerimaan Murid Baru #surabaya #jalur prestasi #pendidikan