Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Resmi! 155 Pengurus Kadin Surabaya Dilantik di Taman Surya

Mus Purmadani • Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB
TONGKAT ESTAFET: Sebanyak 155 pengurus Kadin Surabaya resmi dilantik di Taman Surya, Balai Kota, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)
TONGKAT ESTAFET: Sebanyak 155 pengurus Kadin Surabaya resmi dilantik di Taman Surya, Balai Kota, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Sebanyak 155 pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya periode 2024-2029 resmi dilantik di Taman Surya, Balai Kota, Surabaya, Minggu (17/5) malam. Pelantikan yang dipimpin Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto itu menjadi simbol penguatan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya.

Ketua Kadin Surabaya HM Ali Affandi LNM mengatakan pemilihan Taman Surya sebagai lokasi pelantikan memiliki makna khusus. Menurutnya, Taman Surya bukan hanya halaman gedung pemerintahan, melainkan simbol keterbukaan dan kolaborasi dalam membangun ekonomi yang inklusif.

“Untuk pertama kalinya pelantikan pengurus Kadin Surabaya dilaksanakan di Taman Surya. Taman Surya bukanlah simbol gedung pemerintahan, tetapi simbol keterbukaan, simbol kolaborasi dan simbol bahwa pertumbuhan ekonomi harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Mas Andi tersebut.

Baca Juga: Lawan Penipuan Digital, Pemerintah Wacanakan Akun Medsos Wajib Nomor Telepon

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi yang dinilai membuka ruang sinergi dengan dunia usaha. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkot Surabaya di bawah kepemimpinan Mas Eri Cahyadi yang telah membuka ruang kolaborasi dan memberikan kehormatan bagi Kadin Surabaya untuk hadir di rumah besar masyarakat Kota Surabaya ini,” katanya.

Mas Andi mengungkapkan, sebelum pelantikan resmi digelar, Kadin Surabaya telah menjalankan lebih dari 139 agenda dalam kurun satu setengah tahun terakhir. Berbagai agenda tersebut menjadi bukti bahwa organisasi itu aktif dan progresif dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga: Pelaku Curanmor di Sukolilo Surabaya, Ngaku Terbelit Utang Rp 30 Juta karena Dunia Malam

“Lebih dari 139 agenda dalam satu setengah tahun ini tercatat untuk menunjukkan bahwa Kadin Surabaya adalah organisasi yang aktif, progresif, dan hadir memberikan manfaat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Andi memaparkan sejumlah program strategis yang akan menjadi fokus Kadin Surabaya ke depan. Salah satunya melalui misi dagang domestik dan internasional bersama Kadin Jawa Timur di sektor perdagangan, jasa, dan logistik.

Baca Juga: LKNU Surabaya Perkuat Layanan Kesehatan Umat, Warga Serbu Terapi Nyeri Gratis

Menurutnya, potensi produk dan usaha asal Surabaya memiliki daya saing tinggi untuk menembus pasar global. Hal itu terlihat saat pelaksanaan misi dagang ke Malaysia beberapa waktu lalu.

“Beberapa waktu lalu pada misi dagang ke Malaysia, kami melihat langsung bagaimana produk dan potensi usaha Surabaya memiliki daya saing untuk masuk ke pasar global. Karena kami percaya, Kadin Surabaya tidak boleh hanya berpikir lokal, tetapi membawa Surabaya menjadi kota yang semakin global,” tuturnya.

Baca Juga: Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Pria Babak Belur Dimassa saat Nonton Surabaya Vaganza

Selain memperkuat perdagangan, Kadin Surabaya juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui pembentukan Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. Program itu diarahkan untuk melahirkan Perwali TKDV serta pengembangan rumah vokasi.

“Karena tantangan terbesar kita ke depan bukan hanya soal investasi, tetapi bagaimana mempersiapkan SDM unggul yang adaptif terhadap perubahan industri dan teknologi,” katanya.

Baca Juga: Viral Pendaki Karaokean di Puncak Gunung Andong, Warganet Ramai-Ramai Menghujat

Di sektor UMKM, Kadin Surabaya bersama Klinik Investasi DPMPTSP menghadirkan ruang pembinaan bagi pelaku usaha, mulai dari kurasi produk, pelatihan naik kelas, hingga fasilitasi legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.

“Kami percaya UMKM bukan hanya pelengkap ekonomi, UMKM adalah fondasi ekonomi rakyat,” ujar Mas Andi.

Ia juga menyoroti potensi ekonomi dari sektor olahraga. Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga mampu menggerakkan sektor perhotelan, UMKM, hingga industri kreatif. Karena itu, Kadin Surabaya siap mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang akan digelar di Surabaya.

Baca Juga: Calvin Verdonk Ukir Sejarah! Antar Lille ke Liga Champions, Pemain Indonesia Tembus Panggung Elite Eropa

“Tahun 2027 Kota Surabaya akan menjadi tuan rumah Porprov Jawa Timur. Ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi ruang ekonomi besar yang harus dimanfaatkan bersama,” katanya.

Kadin Surabaya, lanjutnya, siap berkolaborasi dengan KONI Surabaya untuk mengembangkan sport tourism, event ekonomi, serta pemberdayaan UMKM berbasis ekosistem olahraga.

“Kami mendukung penuh target 250 medali emas dan ingin memastikan ketika atlet bertanding, ekonomi rakyat juga ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Baca Juga: Haji Tanpa Izin di Arab Saudi Terancam Denda Rp93 Juta dan Deportasi, Ini Penjelasannya

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto menegaskan bahwa Kadin sebagai mitra strategis pemerintah harus mampu menyelaraskan program kerja dengan arah pembangunan daerah maupun nasional, mulai dari RPJMN hingga RPJMD Kota Surabaya.

Ia menilai Surabaya memiliki modal besar karena kualitas sumber daya manusianya tergolong tinggi. Hal itu tercermin dari indeks pembangunan manusia (IPM) Surabaya yang hampir menyentuh angka 84.

“Kalau kita lihat indeks pembangunan manusia Kota Surabaya itu sangat luar biasa, hampir mentok di angka 84. Ini diukur dari pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup,” ujarnya.

Baca Juga: Menteri PU Kepincut Ecoprint Surabaya, Produk Ramah Lingkungan Jadi Sorotan Nasional

Namun demikian, tingginya IPM juga memicu urbanisasi besar-besaran yang berdampak pada meningkatnya persaingan kerja dan usaha di Kota Surabaya. “Persaingan global sekarang bukan lagi di luar negeri, tetapi sudah masuk ke Kota Surabaya,” katanya.

Karena itu, Adik menilai peningkatan produktivitas tenaga kerja menjadi tantangan utama yang harus diatasi bersama oleh pemerintah dan dunia usaha. Ia mengapresiasi langkah Kadin Surabaya yang telah menggagas program pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja melalui TKDV.

“Tujuannya adalah menciptakan sumber daya manusia unggul, ada yang siap bekerja sesuai kebutuhan industri dan ada yang menjadi wirausaha baru,” ujarnya.

Baca Juga: 88 Orang Tewas Akibat Wabah Ebola di Kongo, WHO Tetapkan Darurat Global

Ia juga mendorong Kadin Surabaya mulai memetakan kebutuhan kompetensi industri lima tahun mendatang, termasuk kebutuhan tenaga kerja di sektor green jobs atau pekerjaan berbasis ramah lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya Samsul Hadi menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Kota Pahlawan.

“Kota Surabaya adalah kota jasa dan perdagangan, di mana pergerakan ekonomi menjadi kekuatan utama. Dalam pergerakan ekonomi ini, kehadiran Kadin diharapkan memiliki peran strategis sebagai mitra Pemerintah Kota Surabaya,” ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya, Senin 18 Mei 2026, Langit Kelabu Potensi Hujan Ringan

Samsul memastikan Pemkot Surabaya siap bersinergi dengan Kadin Surabaya hingga akhir masa kepengurusan 2024-2029. Salah satu agenda besar yang menjadi perhatian bersama adalah pelaksanaan Porprov Jawa Timur tahun depan.

“PR kita pertama tahun depan adalah agenda besar yang akan dihadiri seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur. Ini harus kita sukseskan bersama,” katanya.

Ia berharap Kadin Surabaya dapat menjadi rumah besar bagi para pelaku usaha untuk membangun kolaborasi sekaligus menciptakan persaingan usaha yang sehat dan positif.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 18 Mei 2026: Rezeki, Cinta, dan Karier di Hari Senin yang Penuh Peluang

“Pemerintah Kota Surabaya berharap Kadin Surabaya dapat menjadi rumah yang nyaman bagi para pengusaha untuk berkolaborasi dan berkompetisi secara positif. Semangat gotong royong harus terus dijaga agar UMKM semakin kuat dan pertumbuhan ekonomi Surabaya dapat terus meningkat,” pungkasnya. (mus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#pengurus #kamar dagang dan industri #Balai Kota Surabaya #Kadin Surabaya #berita surabaya hari ini