Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral di Jagad Maya, Dua Pemuda Surabaya Barat Duel Usai Dugem Diduga Masalah Wanita

M Firman Syah • Minggu, 17 Mei 2026 | 17:04 WIB
Video perkelahian dua pemuda pada Sabtu dini hari (16/5) itu memancing perhatian publik lantaran berlangsung terbuka di area jalanan dan disaksikan banyak orang.
Video perkelahian dua pemuda pada Sabtu dini hari (16/5) itu memancing perhatian publik lantaran berlangsung terbuka di area jalanan dan disaksikan banyak orang.

 RADAR SURABAYA - Duel dua pemuda di kawasan Surabaya Barat yang viral di media sosial kini memunculkan dua versi kronologi berbeda dari pihak-pihak yang diduga terlibat. Video perkelahian yang disebut terjadi pada Sabtu dini hari (16/5) itu sebelumnya memancing perhatian publik lantaran berlangsung terbuka di area jalanan dan disaksikan banyak orang.

Rekaman tersebut pertama kali diunggah akun Steven Setiono dengan caption bernada kontroversial, “ini baru laki, ada masalah diselesaikan langsung secara gentle”. Dalam waktu singkat, video itu langsung meledak dan dibanjiri komentar netizen.

Belakangan, salah satu pria yang diduga terlibat dalam duel buka suara melalui akun anthonybennn. Ia mengaku awalnya datang ke sebuah superclub di Surabaya Barat bersama teman-temannya dan bertemu mantan klien serta seorang perempuan berinisial NS yang disebut sebagai teman baik adiknya.

Menurut pengakuannya, situasi awal berlangsung normal hingga dirinya tiba-tiba diajak keluar untuk bertemu seseorang yang disebut hendak mengajaknya berkelahi.

“Awalnya cuma mau menemani mereka masuk saja, tiba-tiba saya dichat katanya ada yang mau bertemu dan mengajak berantem,” tulisnya.

Ia mengklaim saat keluar lokasi, sudah ada banyak orang berkumpul. Bahkan ia menyebut terdapat sekitar 10 hingga 12 orang yang diduga melakukan intimidasi verbal terhadap dirinya.

Anthony mengaku direndahkan, dipaksa membuat video persetujuan duel, hingga mendapat ancaman pengeroyokan dan pembunuhan. Ia juga menyebut keluarganya ikut dihina dalam keributan tersebut.

“Saya cuma seorang diri dan mereka kira-kira 10-12 orang,” tulisnya lagi.

Namun narasi berbeda muncul dari akun kenmess_ yang mengaku mengetahui cerita dari pihak lawan. Dalam komentarnya, ia menyebut persoalan bermula dari dugaan sikap Anthony terhadap seorang perempuan.

“Anthony meledek atau merendahkan teman saya ke cewek yang lagi dia deketin lalu melakukan itu lagi ke cewek lain,” tulis akun tersebut.

Menurutnya, pihak mereka awalnya hanya ingin meminta klarifikasi atas ucapan tersebut. Namun situasi berubah panas ketika terjadi saling tantang di lokasi.

Akun itu mengklaim duel terjadi atas kesepakatan kedua pihak dan disebut sudah ada komitmen bahwa persoalan selesai malam itu juga tanpa berlanjut ke belakang hari.

“Kita sudah buat komitmen dari awal sebelum dan sesudah fight kalau ini selesai dan clear di hari itu juga,” tulisnya.

Ia juga membantah adanya pengeroyokan dan menyebut duel berlangsung satu lawan satu. Bahkan disebut ada video lain yang menunjukkan salah satu pihak menerima tantangan tersebut.

Dalam komentar itu, pihak lawan juga mengungkap bahwa satpam lokasi disebut sempat menyampaikan pria yang terlibat duel pernah beberapa kali membuat masalah di tempat hiburan malam tersebut dan terancam diblacklist apabila kembali terlibat keributan.

Dua versi penjelasan yang saling bertolak belakang itu kini memicu perdebatan panas di media sosial. Sebagian netizen menilai Anthony sebagai korban intimidasi karena menghadapi banyak orang seorang diri. Namun sebagian lainnya menilai duel tersebut merupakan konsekuensi dari persoalan personal yang sebelumnya sudah memanas.

Di sisi lain, publik juga menyoroti sikap petugas keamanan yang terlihat hanya menonton saat duel berlangsung tanpa upaya peleraian berarti.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas lengkap para pihak, lokasi pasti kejadian, maupun dugaan unsur pidana dalam peristiwa viral tersebut.

Editor : M Firman Syah
#duel #surabaya #pemuda #mabuk