RADAR SURABAYA - Kasus Pembunuhan di Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, terus diselidiki kepolisian. Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pelaku dan motif penganiayaan yang berakibat meninggalnya korban Hasan, 37, warga Omben, Sampang.
Beredar di masyarakat sekitar lokasi, jika pembunuhan ini terjadi karena motif asmara. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat mengungkapkan, motif pembunuhan ini belum diketahui pasti. Pihaknya masih dalam proses penyelidikan.
"Motif masih kami dalami. Motif akan terungkap jika pelaku sudah tertangkap. Kami harap jangan terlalu cepat menyimpulkan," katanya.
Baca Juga: Libatkan Elemen Masyarakat di Surabaya, Polres Tanjung Perak Jaga Kamtibmas Wilayah
Saat ini, anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak sedang berupaya menguak kasus pembunuhan ini. Pihaknya sudah memeriksa beberapa CCTV di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk terkait pelaku pembunuhan ini. "Semoga secepatnya terungkap. Kami mohon doanya," terangnya.
Kronologi Pembunuhan di Wonokusumo Jaya Surabaya
Seperti diberitakan sebelumnya, Korban Hasan ditemukan meninggal dunia di Jalan Wonokusumo Jaya Baru II, Surabaya. Kejadian ini menggemparkan warga sekitar. Korban ditemukan dengan luka bacok di tubuhnya.
Menurut salah satu saksi di lokasi, Umi, mengungkapkan bahwa korban sempat berusaha mencari pertolongan warga dengan menahan luka parah di tubuhnya. Hasan dilaporkan ambruk sekitar 10 meter dari lokasi awal pembacokan.
"Baru beberapa langkah, dia jatuh. Sambil memegangi perutnya," ujar Umi kepada Radar Surabaya di lokasi kejadian.
Di lokasi kejadian, ditemukan sebuah selongsong senjata tajam jenis celurit yang diduga kuat milik pelaku.
Berdasarkan keterangan saksi, aksi keji itu diduga dilakukan oleh empat orang yang datang dengan dua sepeda motor. Namun, hanya satu orang yang turun dan bertindak sebagai eksekutor pembacokan.
"Yang bacok satu orang, yang satu lagi menunggu di atas motor. Sisanya mengawasi dari belakang," tambah sumber warga yang enggan disebut identitasnya.
Kapolsek Semampir melalui Kanit Reskrim, Iptu Mochamad Suud, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah memasang garis polisi di lokasi dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk visum.
Baca Juga: Revitalisasi Pasar Tembok Dukuh, DPRD Surabaya Minta Prioritaskan Pedagang Lama
"Kasusnya masih dalam lidik (penyelidikan). Kami masih mendalami keterangan saksi dan motif di balik kejadian ini," tegas Iptu Suud singkat. (gun)
Editor : Guntur Irianto