Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

KBS Pinjamkan Komodo ke Jepang, Program Konservasi Ini Disiapkan 10 Tahun!

Dimas Mahendra • Rabu, 29 April 2026 | 19:11 WIB
Kerja sama Surabaya dan. Jepang untuk pengembangbiakkan Komodo.
Kerja sama Surabaya dan. Jepang untuk pengembangbiakkan Komodo.

RADAR SURABAYA — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) resmi menjalin kerja sama konservasi internasional dengan iZoo Shizuoka, Jepang, melalui program peminjaman satwa komodo untuk pengembangbiakan.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam upaya pelestarian satwa langka sekaligus memperkuat diplomasi lingkungan antara Indonesia dan Jepang.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap keberhasilan KBS dalam mengembangbiakkan komodo.

“Karena kita berhasil mengembangbiakkan komodo, pihak Jepang tertarik untuk meminjam. Ini menjadi kebanggaan bagi Surabaya,” ujar Eri, Rabu (29/4).

Skema Peminjaman 5 Tahun dengan Pengawasan Ketat

Berbeda dari pertukaran satwa, kerja sama ini menggunakan skema peminjaman selama lima tahun.

Baca Juga: Terjebak Gang Buntu, Maling Motor Bersarung Babak Belur Dimassa di Jalan Simorejo Sari Surabaya

Selama periode tersebut, komodo akan berada di Jepang dengan pengawasan bersama dari kedua pihak.

Jika terjadi kondisi tertentu, seperti gangguan kesehatan, satwa dapat ditarik kembali ke Indonesia.

“Komodo yang berada di Jepang akan dipantau bersama. Jika ada kondisi tertentu, bisa ditarik kembali,” jelas Eri.

Hasil Keberhasilan Breeding KBS

Direktur Operasional Perumda KBS, Nurika Widyasanti, menegaskan bahwa komodo yang dipinjamkan merupakan hasil pengembangbiakan di KBS, yang selama ini dikenal sukses dalam program konservasi.

“Komodo menjadi salah satu satwa yang berhasil dikembangbiakkan di KBS,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa peminjaman ini tidak akan mengganggu proses breeding di KBS karena telah melalui kajian dari pemerintah pusat.

Jepang Siapkan Fasilitas Selama 10 Tahun

Director of iZoo Japan, Tsuyoshi Shirawa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan fasilitas khusus selama satu dekade demi memastikan komodo dapat hidup sesuai habitat aslinya.

Baca Juga: Eks Finalis Puteri Indonesia Jadi Tersangka Facelift Ilegal, Bikin Korban Cacat Permanen, Gelar Dicabut Yayasan

“Kami menunggu dan mempersiapkan selama 10 tahun, termasuk kandang yang menyesuaikan iklim Indonesia,” kata Shirawa.

Bagian dari Diplomasi Hijau Indonesia–Jepang

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Kehutanan RI dan Pemerintah Prefektur Shizuoka yang ditandatangani pada 28 Maret 2026.

Program ini menjadi bagian dari diplomasi hijau yang mencakup pengembangbiakan, penelitian, serta edukasi terkait komodo (Varanus komodoensis).

Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan minat kunjungan masyarakat ke KBS maupun iZoo Jepang, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam konservasi satwa langka di tingkat global.(dim) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#izoo japan #Wali Kota Eri Cahyadi #kebun binatang surabaya #komodo