RADAR SURABAYA – Penguatan kualitas pendidikan yang kompetitif dan dinamis terus dilakukan oleh Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya.
Kali ini melalui program studi (Prodi) S-3 Ilmu Manajemen, UK Petra menggelar sidang disertasi untuk tiga doktor sekaligus.
Dalam sidang disertasi yang diadakan terbuka, Jumat (17/4), Dr. Andre Setiawan Omarhadi, Dr. Olyvia Ririmasse, dan Dr. Regina Jokom menghadirkan riset inovatif di bidangnya masing-masing. Yaitu manajemen pemasaran dan pariwisata berkelanjutan.
Disertasi Dr. Andre Setiawan yang berjudul “Penerapan Konsep Self-Determination, Motivation Orientation, dan Siklus Learning-Unlearning-Relearning, dalam Pembentukan Perilaku Inovatif Berkelanjutan pada Tenaga Penjualan di Toko Swalayan Indonesia” membahas siklus learning-unlearning-relearning.
Baca Juga: Grand Final Petra Sports Fest 2026: Riuh Sorak, Duel Sengit, dan Lahirnya Para Juara Basket Pelajar
Menurut praktisi pemasaran dengan pengalaman lebih dari 15 tahun ini siklus tersebut untuk mendorong perilaku inovatif tenaga penjualan ritel.
Selanjutnya paparan disertasi dari Dr. Olyvia Ririmasse. Dosen tetap di Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon ini melakukan penelitian tentang bagaimana smart tourism destination dapat mendukung transisi menuju pariwisata regeneratif melalui pemberdayaan masyarakat dan produktivitas bisnis pada wilayah kepulauan.
Baca Juga: PPPK Petra Surabaya, Satukan Suara dalam Jingle All the Way Magical Christmas
Penelitian yang dilakukan di wilayah Maluku tersebut berjudul “Kontribusi Smart Tourism Destination terhadap Regenerative Tourism Participation: Pendekatan Mediasi Empowering Community dan Competitive Productivity Dimoderasi Nilai Budaya Sasi di Maluku”.
Terakhir ada Dr. Regina Jokom. Berjudul “Niat Berperilaku Wisatawan di Indonesia: Pengaruh Digital Tourism Experience dan Sustainable Tourism Experience, yang Dimediasi oleh Emosi Positif dan Vivid Memory, penelitian dosen UK Petra ini berfokus menganalisa niat berperilaku konsumen dalam sektor pariwisata.
Baca Juga: Petra Melesat Lewat Riset, Emas Pertama untuk Guru di Ajang IRTC
Sementara itu, Ketua Prodi S3 Ilmu Manajemen UK Petra, Prof. Dr. Hatane Semuel, M.S. berharap sidang disertasi perdana dapat menjadi salah satu kekuatan prodi untuk menjalin kolaborasi internasional.
Pasalnya sidang disertasi melibatkan berbagai pihak lintas sektor dan negara. Mulai dari akademisi internasional dari Universitas Otago, Selandia Baru hingga penguji eksternal dari perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia.
Meski menempuh masa studi 2,5 tahun, tiga lulusan doktor yang terdiri dari praktisi dan akademisi ini tetap menjaga kualitas akademik dengan keberhasilannya terkait publikasi jurnal internasional.
“Keberhasilan meluluskan tiga doktor pertama sejak berdiri pada tahun 2023 menjadi bukti nyata kualitas sistem pendidikan kami yang kompetitif secara global,” tegas Prof. Dr. Hatane. (rul/vga)
Editor : Vega Dwi Arista