RADAR SURABAYA - Polisi menangkap pelaku penganiayaan terhadap tukang cukur Isbat U, 27, di pangkas rambut Jalan Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya.
Aksi penganaiyaan itu videonya terekam CCTV dan viral di media sosial (medsos). Penangkapan pelaku yang belum diketahui identitasnya itu dilakukan Rabu (15/4).
"Rabu 15 April 2025 aku dikabari polisi kalau pelaku sudah ditangkap," ujar teman korban Yafet, Jumat (17/4).
Sementara hal senada juga dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Iptu Aris Nuryanto. Namun pihaknya belum memberikan identitas dan membeber motif pelaku melakukan penganiayaan. "Betul, sudah ditangkap," ungkapnya.
Baca Juga: Kejati Jatim Tetapkan Kadis ESDM Jadi Tersangka, Sita Uang Miliaran
Kronologi Penganiayaan Tukang Cukur di Lidah Kulon Surabaya
Diberitakan sebelumnya, seorang tukang cukur Isbat U, 27, menjadi korban penganiayaan di tempat kerjanya kawasan Lidah Kulon, Lakarsantri Surabaya, Senin (30/3) siang.
Aksi penganiayaan brutal itu dilakukan pelaku setelah memberhentikan paksa pengendara motor berboncengan cowok-cewek.
Baca Juga: Viral! Balap Liar di Pantai Sukabumi Berujung Adu Banteng, Satu Tewas, Satu Luka Berat
Isbat U, 27, menceritakan awalnya pelaku mengendarai motor dan memberhentikan paksa pengendara motor cowok-cewek yang berboncengan melintas di jalan sekitar lokasi.
Pelaku mengejar cowok-cewek tersebut yang lari ke arah depan barbershop. Korban lalu berdiri di depan barbershop dan melihat pelaku yang mengejar cowok-cewek.
"Pelakunya kembali. Kembali datang ke saya, marah-marah ke saya. Ngomongnya cuma "opo kok lihat-lihat". Bentak-bentak itu kan, jangan ikut-ikut. Lah aku enggak ikut-ikut aku ngelihat kok. Ya terus caci maki terus ngomong," ucapnya, Selasa (31/3).
Pelaku sempat terus ngotot sembari emosi mencerca korban yang melihat pelaku. Isbat sempat bertanya apakah pelaku mabuk. Pelaku kemudian menjawab dengan menunjukkan bau mulut ke arah wajah korban.
Baca Juga: Berantas Rokok Ilegal, Satpol PP Jatim Amankan 9 Juta Batang selama Januari hingga Maret
"Setelah itu ya itu wis sempat saya dorong. Saya dorong pas ngedeketin lalu pas dipukul wis ya sampai kejadian luka gini," tuturnya.
Pelaku memukul dirinya menggunakan tangan kosong. Pelaku juga menyekik korban. Tak ayal. Korban lalu berontak dan mendorong tubuh pelaku supaya tidak terus menyerang. Aksi pelaku baru berhenti setelah warga dan pengguna jalan melerai. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto