RADAR SURABAYA - Sebuah video beredar di media sosial (medsos) beberapa pemuda berpakaian hitam diduga melakukan sweeping terhadap jukir yang ada di kawasan Jalan Manyar Kertoarjo V, Gubeng, Surabaya, Selasa (7/4) malam.
Diduga sweaping tersebut buntut kejadian dugaan pengeroyokan terhadap pimpinan gerakan Forjustice yang terjadi Selasa (7/4) siang. Dalam video yang diunggah di akun instagram @viralforjustice.co terlihat beberapa pemuda berpakaian hitam mendatangi kawasan Jalan Manyar Kertoarjo V dan diduga terlibat ketegangan dengan kelompok jukir.
Pada video tersebut terlihat beberapa sekuriti dan warga melerai keributan yang terjadi antara dua belah pihak. Usai kejadian tersebut massa yang datang ke lokasi semakin banyak. Pihak kepolisian dari Polsek Gubeng dan Sat Samapta Polrestabes Surabaya turun ke lokasi untuk membubarkan massa dan mencegah aksi bentrokan.
Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto mengatakan, kejadian tersebut berawal saat salah satu kelompok mendatangi lokasi diduga melakukan sweaping terhadap jukir sekitar pukul 19.30.
"Terus akhirnya ya udah terjadi (ketegangan) dua kelompok. Kita datang kita tengahi. Yang kelompok jukir kita kasih masukan agar bisa menahan diri dan tidak terprovokasi dengan kejadian ini dan setelah mereka tenang aman baru kita beri arahan ke (kelompok) viral forjustice. Mereka kita kuasai kita beri penekanan ayo bareng-bareng Jogo Suroboyo," ujarnya, Selasa malam (7/4).
Baca Juga: Diduga Gegara Mainan, Warung Nasi Bebek di Tanjung Sadari Surabaya Ludes Terbakar
Eko menegaskan, setelah diberikan penekanan dan imbauan mereka bisa memahami dan diarahkan meninggalkan lokasi kawasan Jalan Manyar Kertoarjo V, Surabaya.
"Alhamdulillah nurut mau sudah selesai. Sudah clear bersih tadi jam 21.15. Nggak ada bentrok. Kami beri penekanan semua ayo bareng-bareng menjaga wilayah jangan membuat keributan," jelasnya.
Baca Juga: Jukir Belum Laksanakan Parkir Digital Disikat, Pemkot Surabaya Ancam Siapkan Pengganti
Pihaknya memastikan untuk saat ini lokasi kawasan Jalan Manyar Kertoarjo V sudah aman dan kondusif. "Alhamdulillah di lokasi sudah sepi sudah tenang. Tapi anggota masih standby untuk antisipasi hal-hal mungkin pasca keributan ini. Iya kita jaga dulu wilayah hingga betul-betul kondusif," tutupnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto