Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rusunami untuk Gen Z di Surabaya Segera Dibangun, Harga Mulai Rp100 Juta

Dimas Mahendra • Kamis, 2 April 2026 | 05:27 WIB
Ilustrasi Rusunawa Gunung Anyar.
Ilustrasi Rusunawa Gunung Anyar.

RADAR SURABAYA -;Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) khusus Generasi Z (Gen Z).

Hunian ini ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai Rp100 juta hingga di bawah Rp500 juta.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan program hunian terjangkau berupa rumah susun sederhana milik (rusunami) khusus untuk Generasi Z (Gen Z), terutama bagi pasangan muda yang baru menikah.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan bahwa rusunami tersebut akan dibangun di dua lokasi, yakni kawasan Tambak Wedi dan Rungkut.

Proyek ini ditujukan untuk membantu Gen Z memiliki hunian pribadi dengan harga yang relatif terjangkau.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tambah Titik CFD Akhir Pekan, Warga Tak Perlu Khawatir Ganggu Aktivitas Kerja

“Kami menyiapkan rusunami untuk Gen Z yang baru menikah, terutama ASN yang merupakan warga Surabaya,” ujar Eri, Rabu (1/4).

Berbeda dengan rusunami pada umumnya, hunian yang akan dibangun ini memiliki desain lebih luas dengan dua kamar tidur. Fasilitas tersebut dinilai lebih sesuai untuk pasangan muda yang berencana membangun keluarga.

“Unitnya tidak lagi satu kamar, tetapi minimal dua kamar. Jadi tetap nyaman ketika sudah memiliki anak,” jelasnya.

Selain itu, rusunami ini juga akan dilengkapi fasilitas lift seperti apartemen, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi penghuni.

Dari sisi harga, Eri menyebutkan bahwa unit rusunami akan dibanderol di bawah Rp500 juta. Bahkan, terdapat opsi harga mulai Rp100 juta hingga Rp200 juta, tergantung hasil perhitungan akhir.

“Harganya insyaallah di bawah Rp500 juta. Bahkan ada yang Rp100 juta hingga Rp200 juta. Ini masih dalam proses penghitungan,” katanya.

Pemkot Surabaya juga membuka kemungkinan pemanfaatan aset daerah untuk mendukung pembangunan hunian tersebut, khususnya bagi warga Surabaya yang baru menikah.

Baca Juga: Surabaya Gencarkan Razia Angkutan Umum, 11 Kendaraan Ditindak di Joyoboyo

Eri menjelaskan perbedaan antara rusunami dan rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Rusunami dapat dimiliki karena dibangun oleh pihak swasta, sedangkan rusunawa merupakan fasilitas milik pemerintah yang disewakan kepada masyarakat.

“Kalau rusunami, setelah membeli, perawatan menjadi tanggung jawab pemilik. Sedangkan rusunawa dibangun dan dirawat oleh pemkot,” terangnya.

Lebih lanjut, Eri menyampaikan bahwa program ini juga bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat kurang mampu.

 Ia berharap Gen Z dari keluarga yang saat ini tinggal di rusunawa dapat meningkatkan kualitas hidup dan memiliki hunian sendiri di masa depan.

“Kami ingin anak-anak dari keluarga yang saat ini tinggal di rusunawa bisa memiliki pendidikan yang baik, bekerja, lalu mampu membeli rusunami dan mengubah kondisi ekonominya,” ujarnya.

Untuk dapat memiliki rusunami ini, calon pembeli harus memenuhi sejumlah persyaratan, seperti berstatus warga Surabaya, termasuk kategori Gen Z, serta berasal dari keluarga kurang mampu.

“Semua akan diverifikasi, mulai dari status ekonomi, kepemilikan rumah, hingga kondisi pernikahan,” pungkasnya.

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Gen Z Surabaya #hunian terjangkau #Eri Cahyadi #Rusunami surabaya #Program Pemkot Surabaya