RADAR SURABAYA - Suasana ceria terlihat di Ciputra World Surabaya saat puluhan anak mengikuti kegiatan menghias telur bertema Easter EggVenture.
Kegiatan ini digelar untuk menyambut perayaan Hari Raya Paskah 2026 sekaligus menjadi ajang menyalurkan kreativitas anak.
Peserta merupakan murid Merpati Blessing Art Surabaya serta peserta umum yang mendaftar secara daring.
Total peserta yang mengikuti kegiatan ini lebih dari 25 anak, mulai dari kategori playgroup, TK, SD hingga SMP.
Owner Merpati Blessing Art Surabaya, Joice Palako, menjelaskan bahwa kegiatan egg decoration ini berbeda dari aktivitas melukis yang biasanya dilakukan para murid.
Kali ini mereka diajak menghias telur Paskah dengan berbagai ornamen tambahan sesuai imajinasi masing-masing.
“Biasanya anak-anak hanya mewarnai. Sekarang mereka menghias telur dan melengkapinya dengan ornamen lain sesuai tema yang mereka inginkan,” ujar Joice, Minggu (29/3).
Beragam karya unik pun muncul dari tangan para peserta. Ada yang membuat miniatur air terjun, kotak permen, hingga danau kecil lengkap dengan berbagai dekorasi.
Baca Juga: Pewarta Soerabaia, Koran Bermuatan Lokal Pertama di Surabaya
Dalam kegiatan tersebut, panitia hanya menyediakan telur sebagai media utama.
Sementara ornamen pendukung seperti aksesoris pendukung, batu kecil, atau hiasan lainnya dibawa sendiri oleh para peserta dari rumah.
Proses pengerjaan diberikan waktu sekitar dua jam. Selama itu peserta bebas berkreasi, namun tetap mengikuti kriteria penilaian yang telah ditentukan.
Menurut Joice, karena dasar kegiatan ini adalah colouring, kerapian menjadi salah satu aspek penting. Warna tidak boleh keluar dari garis.
Baca Juga: Pelaku Kreatif Pemilik KI Bisa Ajukan KUR di Atas Rp 100 Juta, Begini Caranya
Untuk kategori SMP, karya diharapkan sudah memiliki gradasi warna sehingga terlihat tiga dimensi.
Sedangkan kategori playgroup hingga TK diperbolehkan menggunakan satu warna.
“Kalau playgroup sampai TK boleh satu warna. Yang SMP minimal harus ada gradasinya supaya terlihat tiga dimensi,” jelasnya.
Baca Juga: EV Makin Diminati, Transaksi Pengisian Kendaraan Listrik Naik 4 Kali Lipat
Untuk peserta kategori playgroup, orang tua diperbolehkan membantu dalam proses pengeleman ornamen. Namun pemilihan warna tetap harus dilakukan oleh anak.
Melalui kegiatan ini, Joice berharap anak-anak dapat mengembangkan kreativitas sejak dini.
“Harapannya anak-anak bisa lebih kreatif. Karena yang dibutuhkan bukan hanya otak kiri, tetapi juga otak kanan untuk mengembangkan kreativitas mereka,” katanya.
Baca Juga: Tak Kenal Waktu, Pelaku Jambret Ponsel Terekam saat Beraksi di Makam Peneleh Surabaya
Salah satu peserta, Caresse, siswa kelas 6 SD, menampilkan karya bertema danau mini. Ia menghias telur Paskah dengan berbagai ornamen seperti angsa, daun dari clay, serta batu-batu kecil.
“Tema yang saya buat danau mini. Di dalamnya ada telur Paskah, angsa, dan beberapa hiasan daun dari clay,” ujarnya.
Caresse mengaku memang gemar menghias selain melukis menggunakan cat akrilik.
Meski begitu, ia sempat mengalami kesulitan saat menempelkan aksesoris kecil pada karyanya.
Baca Juga: Sampah Jadi Energi! 7 Daerah di Jatim Kompak Dukung Proyek PSEL Raksasa
“Kesulitannya waktu menempel aksesoris dan menghias detail telurnya. Untuk batu-batu kecil dan papan tulisan ‘Happy Easter’ saya bawa sendiri dari rumah,” pungkasnya. (sam/opi)
Editor : Nofilawati Anisa