Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sebanyak 3.855 Siswa dari 1.690 Sekolah Berebut Golden Ticket Unair, Berapa yang Lolos?  

Rahmat Sudrajat • Jumat, 27 Maret 2026 | 16:38 WIB
BAHAGIA: Dua siswa lolos jadi Ksatria Airlangga lewat jalur Golden Ticket Unair 2026.  (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)
BAHAGIA: Dua siswa lolos jadi Ksatria Airlangga lewat jalur Golden Ticket Unair 2026.  (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) resmi mengumumkan 68 kandidat peraih Golden Ticket 2026. 

Persaingan ketat ini melibatkan 1.690 sekolah dari berbagai provinsi di Indonesia, dengan kegiatan berlangsung secara hybrid di Hall Lantai 1 Gedung Manajemen Kampus MERR-C serta daring melalui Zoom Meeting dan YouTube Unair.

Baca Juga: Tren Busana Muslim yang Simpel dan Elegan, Cocok Dikenakan Dalam Berbagai Acara

Sebanyak 3.855 siswa mendaftar untuk menjadi bagian dari Ksatria Airlangga. Hal itu disampaikan Rektor Unair, Muhammad Madyan. 

"Antusiasme pendaftar Golden Ticket tahun ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 3.855 siswa yang mendaftar dan memperebutkan posisi untuk menjadi bagian dari Ksatria Airlangga," kata Madyan, Jumat (27/3).

Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di Unair. 

Baca Juga: Wow! Tersangka Ini Ngaku Jambret Sebanyak 106 Kali di Surabaya

Untuk menjaga objektivitas penilaian, pihaknya menerapkan sistem pemetaan berbasis kuadran. 

"Kuadran ini menggambarkan kombinasi antara capaian akademik atau yang kita sebut Akademik Excellent dan Prestasi Excellent, sehingga penilaian dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan adil," jelasnya.

Madyan menjelaskan setelah seleksi awal, 207 siswa masuk Kuadran 1 dan 68 siswa masuk Kuadran 2. 

Baca Juga: Rumah Sakit Simpang: Saksi Bisu Ribuan Korban Pertempuran Surabaya, Kini Jadi Pusat Perbelanjaan Terkenal

"Dari keseluruhan pendaftar, setelah melalui proses seleksi awal, terdapat 207 siswa yang masuk dalam Kuadran 1, dan 68 siswa pada Kuadran 2. Data itu menunjukkan bahwa kita memiliki banyak talenta muda yang luar biasa, dengan beragam kekuatan baik di bidang akademik maupun non-akademik," katanya.

Ia menambahkan bahwa proses seleksi selanjutnya sangat penting untuk mengidentifikasi kandidat terbaik secara objektif. 

"Oleh karena itu, proses seleksi selanjutnya menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa kandidat terbaik dapat teridentifikasi secara objektif dan komprehensif," ujarnya.

Guru Besar FEB Unair tersebut menjelaskan klasifikasi setiap kuadran: Kuadran 1 untuk pendaftar dengan prestasi akademik dan non-akademik sangat bagus; Kuadran 2 untuk yang memiliki prestasi akademik bagus dan non-akademik sangat bagus; Kuadran 3 untuk kandidat dengan prestasi akademik standar; serta Kuadran 4 untuk yang memiliki prestasi akademik sangat baik namun non-akademik standar. 

Baca Juga: Sosiolog Unesa Sebut Urbanisasi di Surabaya Selalu Ada karena Ketimpangan Pembangunan Kota dan Desa

"Bagi peserta yang masuk di dalam Kuadran 2, itulah yang diusulkan untuk mendapatkan Golden Ticket jalur SNBP," paparnya.

Para kandidat ini sedang diusulkan kepada Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) di Jakarta. 

"Kepada The Next Ksatria Airlangga, kami ucapkan semoga sukses dalam mempersiapkan jenjang pendidikan selanjutnya di Unair. Dan bagi para anak-anakku yang masih harus berjuang, jangan pernah menyerah untuk meraih apa yang dicita-citakan," tambahnya.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Perkuat Program Kompor Listrik Bersubsidi

Ia mengimbau siswa yang belum berkesempatan untuk tidak berputus asa, karena masih banyak jalur masuk ke Unair. 

"Masih banyak jalur untuk masuk ke Unair, seperti jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan Mandiri. Jalur Mandiri pun juga terdapat beberapa skema," katanya. (rmt/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Airlangga #universitas #sekolah #mahasiswa #golden ticket #Unair #Baru #kepercayaan anak #Ksatria Airlangga