RADAR SURABAYA – DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) lebih aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait rencana pembangunan Surabaya East Ring Road (SERR) di wilayah Surabaya Timur. Permintaan itu disampaikan setelah proyek tersebut dua tahun berturut-turut tidak mendapatkan alokasi anggaran, sehingga proses lanjutan pembebasan lahan belum bisa berjalan.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, mengatakan proyek SERR sebenarnya sudah masuk dalam rencana tata ruang dan menjadi bagian penting pengembangan wilayah timur. Karena itu, komunikasi dengan pemerintah pusat dinilai harus lebih intensif agar pembangunan bisa segera terealisasi.
“Pemkot harus lebih intensif berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Rencana pembangunan SERR sudah masuk RT RW Kota Surabaya dan direncanakan dibiayai APBN, sehingga bisa membantu pembangunan Surabaya Timur tanpa membebani APBD,” ujar Aning, Kamis (26/3/2026).
Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Juga Gerakkan Ekonomi Pelaku UMKM, Tidak Hanya Pasar Murah
Ia menjelaskan, dalam pembahasan anggaran tahun 2026, belum ada alokasi khusus dari Pemkot Surabaya untuk pembebasan lahan lanjutan proyek tersebut. Prioritas anggaran pembangunan tahun ini masih difokuskan pada penanganan banjir serta penyelesaian proyek jalan lingkar di wilayah barat.
“Tahun 2026 memang belum ada anggaran untuk SERR. Fokus pemkot masih pada penanggulangan banjir dan penyelesaian JLLB serta JLDB,” katanya.
Baca Juga: Asal Usul Taksi di Surabaya, Jadi Kendaraan Sewa Warga Eropa
Aning menyebut, untuk proyek Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) pada tahun 2026 dialokasikan anggaran sekitar Rp 125 miliar. Besarnya kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut membuat pembangunan infrastruktur di wilayah timur belum menjadi prioritas dalam APBD tahun ini.
Meski begitu, ia menegaskan pembangunan kawasan timur tetap harus didorong agar pertumbuhan kota tidak hanya terpusat di wilayah barat. Salah satu langkah yang dinilai paling memungkinkan adalah memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat terkait proyek SERR. (dim/gun)
Editor : Guntur Irianto