Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BBKK Surabaya Ingatkan Masyarakat Waspada Penyakit Menular Seperti Campak dan TB Saat Mudik Lebaran

Rahmat Sudrajat • Jumat, 20 Maret 2026 | 18:30 WIB
Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya
Pemudik saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pihak BBKK Surabaya juga memantau kesehatan pemudik yang masuk melalui bandara maupun pelabuhan. 
Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya Pemudik saat tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pihak BBKK Surabaya juga memantau kesehatan pemudik yang masuk melalui bandara maupun pelabuhan. 

RADAR SURABAYA - Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, saat melakukan perjalanan mudik, masyarakat perlu memperhatikan aspek kesehatan agar perjalanan berjalan lancar dan terhindar dari penyakit.

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya mengimbau masyarakat agar mewaspadai berbagai penyakit menular yang dapat menyebar saat musim mudik, seperti campak dan Tuberkulosis (TB).

"Sesuai dengan arahan dari pusat, kami menerbitkan nota dinas untuk kewaspadaan penyakit menular yang perlu diwaspadai seperti campak dan TB. Kepala wilker juga sudah melakukan sosialisasi dan edukasi ke semua lintas sektor terkait gejala, pencegahan dan penanganannya," tutur Kepala BBKK Surabaya Rosidi Roslan, Jumat (20/3).

Baca Juga: Tips Mengelola Keuangan agar Tidak Boros Saat Lebaran

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular tersebut, pihaknya telah menyiapkan vaksin bagi para pemudik. 

"Melihat situasi dan kondisi penyakit menular saat ini, beberapa vaksin yang kami rekomendasikan yakni vaksin influenza dan vaksin campak," ujarnya.

Selain menyediakan vaksin, BBKK Surabaya juga melakukan berbagai langkah strategis untuk menangkal penyakit menular, antara lain dengan memperkuat pengawasan di pintu masuk negara seperti bandara dan pelabuhan.

Baca Juga: H-1 Lebaran, Masih Banyak Masyarakat Mudik dengan Kereta Api dari Surabaya

"Kami juga melakukan pengawasan langsung oleh petugas di bandara maupun pelabuhan di wilker sebagai upaya penanggulangan penyakit menular. Ikut serta aktif di berbagai posko mudik di bandara dan pelabuhan wilayah kerja BBKK Surabaya seperti bandara Juanda maupun di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," jelasnya.

Untuk mendeteksi dini kasus penyakit menular atau kondisi kesehatan yang berpotensi menjadi masalah selama perjalanan mudik, BBKK Surabaya menerapkan sistem pemantauan kesehatan terpadu melalui skrining kesehatan bagi pelaku perjalanan lintas batas negara.

"Kami menggunakan thermal scanner di pintu kedatangan internasional, observasi visual oleh petugas di titik-titik kedatangan penumpang, serta memantau pengisian deklarasi kesehatan via aplikasi All Indonesia bagi pelaku perjalanan dari luar negeri,” terangnya.

Baca Juga: 10 Kuliner Lebaran Paling Ikonik di Indonesia, Mana Pilihan Anda?

“Sistem surveilans berbasis risiko untuk mendeteksi penyakit menular. Koordinasi rujukan cepat ke fasilitas kesehatan apabila ditemukan kasus suspek. Dengan sistem ini, deteksi dini dapat dilakukan secara cepat dan tepat," imbuhnya. 

Rosidi juga menyebutkan bahwa terdapat lonjakan kasus penyakit tertentu yang sering muncul saat musim mudik, di antaranya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) seperti flu dan batuk, diare, hipertensi, serta penyakit degeneratif lainnya, yang umumnya disebabkan oleh perubahan cuaca dan kelelahan akibat perjalanan. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#waspada penyakit menular #vaksin #tuberkulosis #surabaya #mudik lebaran #BBKK Surabaya #campak