RADAR SURABAYA - Agus Setiawan bakal merayakan lebaran di penjara. Warga Jalan Gading, Tambaksari Surabaya ditangkap setelah mencuri dua buah tabung gas elpiji di kawasan Jalan Kejawan Putih Tambak XIV, Surabaya, Rabu (18/2).
Setelah dikembangkan, ternyata tersangka Agus tidak hanya mencuri elpiji. Tersangka merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor.
Dari pengembangan, polisi menangkap Sumitro warga Jalan Kedung Mangu Gang Makam Surabaya yang tak lain teman tersangka Agus.
Kapolsek Mulyorejo AKP Desy Ratnasih Dewanti menjelaskan, tersangka Agus ditangkap usai tepergok korban mencuri tabung gas elpiji di Kejawan Putih Tambak XIV.
Saat itu tersangka menggunakan sarana motor Honda Vario nopol L 4070 FR. Setelah diselidiki ternyata nopol tersebut bukan asli nopol motor Vario.
Akan tetapi nopol tersebut merupakan nopol motor Honda Supra yang dicuri tersangka Agus di Jalan Kalijudan XV pada 10 Februari 2026.
"Tersangka AS mencuri motor Honda Supra di Kalijudan lalu motor diserahkan ke S untuk dipakai dengan catatan tidak boleh dijual," ungkapnya, Rabu (4/3).
Dari nyanyian tersangka Agus, anggota korps Bhayangkara menangkap tersangka Sumitro di Jalan Kedung Mangu Gang Makam. Dari hasil penggeledahan ditemukan seperangkat kunci T yang disimpan di dalam tas selempang milik Sumitro.
"Untuk motor Honda Supra dipakai sarana mencuri oleh S di kawasan Randu. Namun aksinya dipergoki warga dan motor Supra ditinggal," bebernya.
Motor Honda Supra yang ditinggal lalu diamankan di ketua RT setempat. Kemudian setelah tersangka S tertangkap motor diamankan ke Mapolsek Mulyorejo sebagai barang bukti.
"Tersangka S dan AS pernah melakukan pencurian motor Yamaha Mio di warkop Jalan Putroagung Wetan Selasa 10 Februari 2026," terangnya.
Pencurian dilakukan dengan modus tersangka datang ke lokasi berboncengan menggunakan motor Yamaha Mio warna merah.
Sesampainya di lokasi, ketika situasi aman pelaku mencuri motor Yamaha Mio. Mereka kemudian mendorong motor curian dengan kaki (disetut) menggunakan motor sarana.
Sialnya, di tengah perjalanan motor sarana bensin habis. Tersangka sempat meminta tolong pengguna jalan lain untuk diantar ke SPBU terdekat.
Namun, gerak-gerik tersangka mencurigakan. Saat ditanya oleh warga, kedua tersangka ketakutan dan kabur. Mereka meninggalkan dua unit motor di lokasi. (rus/nur)
Editor : Nurista Purnamasari