Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Seru-seruan Kenalkan Dunia Industri di Balik Sepak Bola di UINSA Surabaya

Andy Satria • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:40 WIB
INDUSTRI SEPAK BOLA: Manager Corporate Share Value (CSV) I. League, Hanif Marjuni (tengah) memberikan pemaparan terkait dunia industri sepak bola, di seminar yang digelar di Auditorium UINSA Surabaya
INDUSTRI SEPAK BOLA: Manager Corporate Share Value (CSV) I. League, Hanif Marjuni (tengah) memberikan pemaparan terkait dunia industri sepak bola, di seminar yang digelar di Auditorium UINSA Surabaya

RADAR SURABAYA - Kegiatan BRI Goes to Campus digelar di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya sebagai upaya mengenalkan industri sepak bola kepada kalangan mahasiswa.

Program ini menjadi wadah edukasi bahwa sepak bola tidak sekadar olahraga, tetapi juga industri yang membuka banyak peluang kerja.

Mahasiswa yang datang tampak antusias mengikuti kegiatan yang menghadirkan beberapa nara sumber tersebut.

Diskusi berlangsung interaktif dengan banyak pertanyaan seputar peluang karier di dunia sepak bola profesional.

Manager Corporate Share Value (CSV) I. League, Hanif Marjuni mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penyampaian informasi kepada mahasiswa mengenai perkembangan sepak bola yang telah menjadi industri global.

“Kami ingin menyampaikan bahwa sepak bola saat ini sudah menjadi industri. Di dalamnya ada banyak lapangan kerja yang nantinya sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa,” ujarnya, Rabu (18/2).

Hanif menjelaskan, kegiatan ini menyasar kota-kota yang memiliki klub peserta Liga 1 atau Super League musim 2025/2026.

Sebelum hadir di UINSA Surabaya, kegiatan serupa telah digelar di Universitas Negeri Padang, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Negeri Malang. “Setelah Surabaya, rencananya kami akan melanjutkan ke Bali dan Jakarta,” tambahnya.

Menurutnya, mahasiswa merupakan bagian penting dari ekosistem sepak bola. Selain sebagai penonton dan suporter dengan loyalitas tinggi terhadap klub, mahasiswa juga berpotensi terlibat langsung dalam industri tersebut.

“Selama ini masih banyak yang belum tahu bahwa sepak bola adalah industri yang mengglobal. Padahal di dalamnya ada banyak bidang pekerjaan,” jelas Hanif.

Ia menyebutkan, kebutuhan sumber daya manusia di industri sepak bola tidak hanya sebatas pemain atau pelatih.

Klub juga membutuhkan tenaga di bidang marketing, kesehatan, hingga aspek legal. Selain itu, panitia pelaksana pertandingan juga memerlukan dukungan tenaga profesional.

Melalui kegiatan ini, I. League juga membuka peluang magang bagi mahasiswa yang ingin mengenal lebih dekat industri sepak bola sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja.

“Ke depan, kami akan berusaha memberikan kesempatan magang di klub peserta liga. Salah satunya bisa terlibat sebagai bagian dari panitia pelaksana pertandingan,” terangnya.

Kegiatan ini pun diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa bahwa industri sepak bola Indonesia terus berkembang dan membutuhkan kontribusi generasi muda. (sam/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#kampus uinsa surabaya #BRI Goes to Campus #sepak bola profesional #dunia industri #di balik sepak bola