RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Polrestabes Surabaya menegaskan komitmen memperkuat perlindungan anak dan perempuan melalui pembentukan Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Satres PPA-PPO).
Langkah ini diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih masif bagi kelompok rentan di Kota Pahlawan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, keberadaan Satres PPA-PPO menjadi bagian penting dalam mendukung program perlindungan perempuan dan anak yang telah dijalankan Pemkot.
“Alhamdulillah di Polrestabes sekarang ada Kasat baru yang berhubungan dengan perempuan dan anak. Sehingga nanti program kita bisa lebih masif lagi,” ujar laki-laki yang akrab disapa Cak Eri ini.
Selain itu, Pemkot Surabaya juga memiliki program khusus untuk membantu perempuan pengemudi ojek online (ojol) agar tidak membawa anak saat bekerja.
Program ini berawal dari temuan seorang pengemudi ojol yang kedapatan mengajak anaknya saat bekerja di jalan.
“Ketika mengajak putranya, maka kita berkoordinasi. Anak ini tadi saya panggil ibunya agar tidak lagi membawa anaknya bekerja, kan bahaya,” jelas Eri.
Sebagai solusi, Pemkot Surabaya memfasilitasi pendidikan dan penitipan anak bagi pengemudi ojol tersebut.
“Anaknya umur 4 tahun. Alhamdulillah kita sekolahkan di PAUD pemerintah kota, sekaligus ada penitipan,” tambahnya.
Ke depan, Pemkot bersama Satres PPA-PPO akan mengundang seluruh pengemudi ojol perempuan untuk memberikan imbauan agar tidak membawa anak saat bekerja.
Eri menegaskan bahwa Pemkot telah menyiapkan fasilitas penitipan anak khususnya bagi pengemudi ojol perempuan.
“Pemerintah kota akan berkolaborasi untuk itu, baik sekolah maupun penitipan anaknya. Sehingga anak ini akan merasakan kenyamanan dan ketenangan serta tidak berada dalam bahaya,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelantikan Kasat PPA-PPO yang baru di Polrestabes Surabaya.
“Saya matur nuwun Pak Kapolres, karena hari ini baru dilantik Kasat-nya. Semoga dengan Satres perempuan dan anak ini, perlindungan anak dan perempuan lebih masif di Kota Surabaya,” harapnya.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh program Pemkot Surabaya melalui kolaborasi Satres PPA-PPO.
“Tentu saya akan minta Bu Kasat yang baru agar segera berkolaborasi dengan timnya Pak Wali Kota dalam rangka mendukung program beliau. Untuk menciptakan Kota Surabaya yang ramah anak dan perempuan,” pungkas Luthfie. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari