Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Cahyo Harjo: Bantuan Becak Listrik di Surabaya Dinilai Efektif Tekan Kemiskinan

Mus Purmadani • Jumat, 23 Januari 2026 | 06:14 WIB
BERMANFAAT: Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai menghadiri acara penyerahan becak listrik di Surabaya, Kamis (22/1).
BERMANFAAT: Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai menghadiri acara penyerahan becak listrik di Surabaya, Kamis (22/1).

RADAR SURABAYA – Bantuan 200 unit becak listrik bagi tukang becak di Kota Surabaya dinilai berpotensi memberikan dampak nyata terhadap upaya pengentasan kemiskinan, khususnya bagi pekerja sektor informal lanjut usia.

Penilaian tersebut disampaikan Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, usai menghadiri acara penyerahan becak listrik di Surabaya, Kamis (22/1).

Menurutnya, program tersebut menyasar kelompok rentan yang selama ini menggantungkan hidup dari pekerjaan berat dengan tenaga fisik.

“Atas nama pribadi dan mewakili masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Bantuan becak listrik ini menunjukkan kepedulian beliau kepada masyarakat miskin dan kelompok lansia yang masih harus bekerja keras,” ujar Cahyo.

Ia mengapresiasi perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap para tukang becak yang mayoritas berusia 60 hingga 70 tahun ke atas. Selama ini, mereka tetap bekerja meski kondisi fisik tidak lagi prima.

Menurut Cahyo, becak listrik merupakan langkah strategis karena tidak hanya meringankan beban kerja tukang becak, tetapi juga berpotensi meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka.

“Harapannya, dengan becak listrik ini, para tukang becak bisa lebih sehat, lebih produktif, dan ekonominya perlahan membaik secara berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Cahyo juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Surabaya yang berkomitmen memfasilitasi operasional becak listrik melalui penataan rute serta integrasi dengan sektor pariwisata.

“Becak listrik ini nantinya akan diarahkan pada rute-rute strategis dan terintegrasi dengan pariwisata Kota Surabaya. Kalau pariwisata meningkat, pendapatan tukang becak ikut naik, dan efek bergandanya bisa dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Terkait pengawasan, Cahyo memastikan DPRD Jawa Timur bersama Pemkot Surabaya akan melakukan monitoring secara berkala agar bantuan tersebut benar-benar produktif dan tepat sasaran.

Monitoring akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kota, DPRD, yayasan, hingga unsur kewilayahan seperti Babinsa dan Dandim. Langkah ini juga untuk mengantisipasi kendala di lapangan, termasuk proses adaptasi teknologi oleh para penerima bantuan.

Ia menambahkan, desain becak listrik yang relatif besar dinilai nyaman dan multifungsi. Selain untuk kebutuhan transportasi harian masyarakat, becak tersebut juga mendukung aktivitas wisata.

“Becaknya besar dan kuat, nyaman untuk pariwisata maupun kebutuhan masyarakat dari kampung ke pasar. Ini bisa menjadi model pengembangan becak yang lebih modern dan manusiawi di Surabaya,” tuturnya.

Cahyo berharap program serupa dapat diperluas di daerah lain di Jawa Timur. Menurutnya, pengembangan transportasi ramah lingkungan berbasis pemberdayaan ekonomi rakyat kecil bisa menjadi salah satu solusi menekan kemiskinan di sektor informal. (mus/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#becak #kemiskinan #prabowo #listrik #gerindra