RADAR SURABAYA - Kota Surabaya diprakirakan didominasi cuaca berawan dengan potensi hujan ringan hingga badai petir pada Selasa (13/1/2026). Berdasarkan data prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan sudah terjadi sejak pagi hingga malam hari, diselingi kondisi berawan tebal.
Pada pagi hari sekitar pukul 07.00–09.00 WIB, cuaca di Surabaya berpotensi hujan ringan dengan suhu berkisar 25–27 derajat Celsius. Kelembapan udara masih cukup tinggi, berada di kisaran 79–91 persen, dengan kecepatan angin antara 14–19 km/jam.
Memasuki siang hari, pukul 10.00–12.00 WIB, potensi badai petir terisolasi diperkirakan muncul meski kondisi tetap didominasi awan tebal. Suhu udara meningkat hingga 29–30 derajat Celsius dengan suhu terasa mencapai 34 derajat Celsius. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan sekitar 22 km/jam.
Pada sore hingga malam hari, potensi hujan kembali meningkat. Hujan ringan hingga badai petir terisolasi diprakirakan terjadi pada pukul 13.00–23.00 WIB. Suhu udara secara bertahap menurun dari 30 derajat Celsius pada sore hari menjadi sekitar 26 derajat Celsius pada malam hari, dengan kelembapan udara meningkat hingga di atas 80 persen.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Juanda mengingatkan masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya dan sekitarnya, untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem sepanjang Januari 2026.
Hal ini seiring dengan puncak musim hujan yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, petir, serta dampak lanjutan seperti genangan, banjir, dan gangguan aktivitas masyarakat. BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. (*)
Editor : Lambertus Hurek