Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Naik Motor Keliling Kota, Eri Cahyadi Pastikan Malam Tahun Baru 2026 di Surabaya Aman dan Terkendali

Dimas Mahendra • Kamis, 1 Januari 2026 | 05:50 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi keliling kota pantau perayaan tahun baru.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi keliling kota pantau perayaan tahun baru.

RADAR SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan patroli keamanan menjelang detik-detik pergantian Tahun Baru 2026, Rabu malam (31/12).

Uniknya, patroli tersebut dilakukan dengan mengendarai sepeda motor, menyusuri langsung titik-titik keramaian Kota Pahlawan.

Patroli dimulai dari Jalan Raya Darmo, dilanjutkan ke Jembatan Suroboyo Kenjeran, kawasan bersejarah Kota Lama, hingga pusat aktivitas masyarakat di Tunjungan Romansa.

Kegiatan ini bertujuan memastikan situasi kota tetap aman, tertib, dan kondusif saat ribuan warga merayakan pergantian tahun.

Saat singgah di Pos Pantau Darmo (Taman Bungkul), Eri Cahyadi memantau arus lalu lintas melalui layar CCTV terintegrasi. Ia mengapresiasi kondisi jalanan yang dinilai lebih tertib dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Strategi Pecah Massa, 28 Titik Pengamanan Aktif

Eri mengungkapkan, kunci utama kondusivitas malam Tahun Baru 2026 di Surabaya adalah strategi pemecahan konsentrasi massa.

Pemerintah Kota Surabaya bersama TNI dan Polri mengaktifkan pengamanan di 28 titik strategis serta menggelar berbagai kegiatan di tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah, dengan TNI-Polri menempatkan pasukan di 28 titik dan memaksimalkan pusat kegiatan di setiap wilayah, massa tidak menumpuk di satu lokasi.

Di Balai Kota ada kegiatan, di Kota Lama juga ada, sehingga kerumunan terpecah,” ujar Eri.

Strategi ini terbukti efektif. Jalan protokol kota terlihat lebih lengang, sementara warga merayakan malam pergantian tahun di lingkungan masing-masing.

Surabaya Tanpa Kembang Api, Wujud Empati Nasional

Sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam di Sumatra dan Aceh, Pemerintah Kota Surabaya memutuskan tidak menggelar pesta kembang api pada perayaan Tahun Baru 2026.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh penyelenggara acara dan sepakat tidak ada pesta kembang api. Kita lihat sendiri kondisi jalan lebih lengang karena warga berkumpul di wilayah masing-masing,” tambah Eri.

Wali Kota Surabaya Eri cahyadi bersama warga rayakan tahun baru.
Wali Kota Surabaya Eri cahyadi bersama warga rayakan tahun baru.

Antisipasi Knalpot Brong dan Gangguan Kamtibmas

Untuk mencegah gangguan ketertiban, khususnya penggunaan knalpot tidak standar, seluruh pintu masuk kota dijaga ketat, termasuk kawasan Cito (selatan) dan perbatasan Gresik (barat). Pemantauan juga diperkuat melalui jaringan CCTV kota.

Meski kawasan Tunjungan Romansa mengalami kepadatan sebagai pusat kuliner dan hiburan, petugas gabungan tetap berjaga hingga tengah malam demi memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib.

Pesan Eri Cahyadi untuk Warga Surabaya

Menutup patroli malam itu, Eri Cahyadi menyampaikan pesan kepada seluruh warga Surabaya agar menyambut Tahun 2026 dengan semangat kebersamaan.

“Mari kita sambut Tahun 2026 dengan optimisme, semangat, dan kerukunan. Perubahan luar biasa akan terjadi ketika kita rukun,” pungkasnya.(dim) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#tahun baru 2026 #wali kota surabaya #forkopimda #Eri Cahyadi