Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Deteksi Pohon Rawan Tumbang dengan Teknologi Khusus, Surabaya Gandeng Perguruan Tinggi

Dimas Mahendra • Senin, 22 Desember 2025 | 02:36 WIB

 

Pemkot Surabaya bekerja sama dengan perguruan tinggi menggunakan alat pendeteksi untuk memetakan pohon rawan tumbang.
Pemkot Surabaya bekerja sama dengan perguruan tinggi menggunakan alat pendeteksi untuk memetakan pohon rawan tumbang.

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggandeng perguruan tinggi untuk mendeteksi pohon-pohon yang berpotensi rawan tumbang menggunakan alat khusus.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi risiko setelah beberapa kejadian pohon tumbang saat angin kencang melanda Kota Pahlawan.

Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, menyebut kolaborasi ini melibatkan sejumlah perangkat daerah (PD), termasuk BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP).

“Kami sudah melakukan penelitian kerja sama dengan perguruan tinggi. Ada alat untuk mengecek kekuatan pohon. Kita kolaborasi dengan beberapa PD, ada sosialisasi, kemudian turun ke lapangan mempraktikkan alat itu,” kata Dedik, Minggu (21/12).

Pemetaan Risiko dan Edukasi

Dedik menjelaskan, banyak pohon besar di Surabaya merupakan hasil penanaman puluhan tahun lalu. Usia yang semakin tua membuat pohon rentan tumbang, terutama saat cuaca ekstrem.

“Sekarang ini pohonnya sudah semakin tua, dan kemarin pada saat angin kencang juga ada beberapa pohon tumbang,” ujarnya.

DLH kini melakukan pemetaan risiko pohon rawan tumbang. Edukasi penggunaan alat pendeteksi juga diberikan kepada petugas DLH, BPBD, dan DPKP.

“Kita kumpulkan petugas lapangan untuk diedukasi cara menilai kerawanan pohon dengan alat,” jelas Dedik.

Dedik menegaskan, masyarakat dapat mengajukan permohonan perantingan atau pemotongan pohon melalui RT/RW dengan melampirkan foto kondisi pohon. Selain itu, layanan digital tersedia lewat aplikasi Surabaya Single Window (SSW) Alfa.

“Tidak ada biaya, yang ada itu penggantian pohon. Di SSW Alfa sudah dijelaskan, warga bisa mengisi detail pohon yang ingin dipotong,” tegasnya.

DLH juga menerapkan skala prioritas, terutama untuk pohon yang rawan keropos dan berada di tepi jalan raya karena berpotensi membahayakan pengendara.

Upaya Pemkot Surabaya menggandeng perguruan tinggi dalam mendeteksi pohon rawan tumbang menunjukkan komitmen menjaga keselamatan warga.

Dengan pemetaan risiko, edukasi petugas, serta layanan digital SSW Alfa, DLH memastikan penanganan pohon dilakukan secara terukur dan prioritas pada lokasi yang membahayakan lalu lintas.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi fokus utama DLH dalam penanganan pohon rawan tumbang,” pungkas Dedik. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #perguruan tinggi #deteksi pohon tumbang #pemkot surabaya #DLH Surabaya #teknologi