Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Usai Viral Aksi Kriminal, Pemkot Surabaya Perketat Pengamanan Kota Lama dengan Sistem Berlapis

Dimas Mahendra • Minggu, 14 Desember 2025 | 21:08 WIB

 

Pengamanan di kawasan kota lama kini diperketat usai terjadi aksi penjambretan.
Pengamanan di kawasan kota lama kini diperketat usai terjadi aksi penjambretan.

RADAR SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat merespons viralnya video aksi kriminal di kawasan wisata Kota Lama Surabaya. Tak ingin citra destinasi wisata unggulan tercoreng, Pemkot memastikan pengawasan dan pengamanan di kawasan tersebut akan diperketat dengan sistem berlapis, termasuk penambahan personel dan patroli hingga larut malam.

 Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, kasus penjambretan yang terekam dalam video viral tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini dalam proses pengejaran pelaku.

 “Kasus penjambretan di Kota Lama sudah kami laporkan ke kepolisian dan hari ini juga dilakukan pengejaran. Nanti akan kami update hasilnya,” ujar Eri, Minggu (14/12/2025).

 Baca Juga: Razia RHU, Polrestabes Surabaya Sasar Diskotik, Lakukan Tes Urine pada Pengunjung

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung di Kota Lama, Pemkot Surabaya akan menambah personel Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan agar wisatawan merasa aman dan nyaman saat beraktivitas.

 “Karena pengunjung Kota Lama semakin banyak, maka penjagaan akan kami perkuat. Personel Satpol PP dan Dishub akan kami tambah supaya masyarakat yang datang merasa tenang dan nyaman,” tegasnya.

 Tidak hanya mengandalkan pengamanan terbuka, Pemkot juga menyiapkan sistem keamanan berlapis. Selain petugas berseragam, warga sekitar akan dilibatkan dalam menjaga lingkungan dengan pola pengamanan tertutup tanpa atribut khusus.

“Sistem pengamanan nanti berlapis. Ada Satpol PP, Dishub, dan juga warga sekitar yang kita libatkan tanpa seragam untuk membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan,” jelas Eri.

 Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci menjaga kawasan wisata tetap aman. “Ayo Jogo Bareng Kota Surabaya. Kota Lama ini ikon wisata kota, selain Tunjungan, jadi harus kita jaga bersama,” ajaknya.

 Baca Juga: 75 Anak di Jatim Terpapar HIV, Fraksi PDIP DPRD Jatim Peringatkan Dinkes

Pemkot Surabaya juga akan memperluas jam patroli, menyusul aktivitas pengunjung Kota Lama yang tidak lagi terbatas pada sore hari. Patroli akan dilakukan hingga malam bahkan dini hari.

 “Ternyata aktivitas di Kota Lama tidak berhenti jam enam atau delapan malam, tapi bisa sampai jam sepuluh, dua belas malam. Karena itu patroli akan kita lakukan total,” ungkapnya.

 Patroli tersebut akan melibatkan Satpol PP dan Dishub secara rutin untuk mencegah potensi tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman bagi pengunjung.

 Eri menegaskan, penguatan pengamanan ini bukan semata respons sesaat atas viralnya video kriminal, melainkan bagian dari komitmen Pemkot menjadikan Kota Lama sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

 “Pengalaman ini menjadi pelajaran agar pengamanan kita semakin kuat. Tujuan utamanya satu, pengunjung merasa aman dan Kota Lama tetap menjadi kebanggaan Surabaya,” pungkasnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#dishub surabaya #kota lama #wali kota surabaya #pemkot surabaya #Eri Cahyadi #Wisata Kota Lama