Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ini Alasan Dishub Terkait Penyebab Serapan PAD Sektor Parkir TJU Surabaya Belum Maksimal

Dimas Mahendra • Kamis, 6 November 2025 | 18:28 WIB
BELUM SESUAI: Dishub optimis serapan PAD Sektor Parkir TJU tahun ini lebih baik ketimbang 2024.(IST/RADAR SURABAYA)
BELUM SESUAI: Dishub optimis serapan PAD Sektor Parkir TJU tahun ini lebih baik ketimbang 2024.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya dari sektor parkir tepi jalan umum (TJU) belum mencapai target optimal pada tahun ini. Hingga awal November 2025, realisasi serapan pendapatan baru berada di angka 40 persen dari target yang ditetapkan.

Kepala UPTD Parkir TJU Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh, menjelaskan bahwa sejumlah faktor menjadi penyebab belum maksimalnya realisasi PAD tersebut. Namun, pihaknya tetap optimistis capaian akhir tahun nanti bisa meningkat melampaui realisasi tahun 2024.

“Kami upayakan dan optimis bisa lebih dari 55 persen atau melampaui pencapaian realisasi retribusi parkir dari tahun 2024,” ujar Jeane.

Alasan Dishub Surabaya Terkait Serapan PAD Parkir TJU Belum Maksimal

Jeane mengungkapkan, menurunnya capaian retribusi parkir tahun ini dipengaruhi oleh beberapa kendala di lapangan. Salah satunya adalah berkurangnya aktivitas usaha di sejumlah titik potensial akibat perubahan pola bisnis masyarakat.

“Realisasi retribusi juru parkir berkurang akibat lokasi usaha tutup, sehingga lokasi sepi, utamanya pada sektor usaha perdagangan dan jasa komersial yang beralih dari sistem toko offline menjadi online,” jelasnya.

Selain itu, banyak titik parkir yang sebelumnya menjadi sumber PAD kini tidak lagi berfungsi karena adanya perubahan fungsi jalan. Sejumlah ruas jalan kini ditetapkan sebagai jalan utama dengan pemasangan rambu larangan parkir, sehingga titik parkir dipindahkan ke tempat khusus, baik milik pemerintah kota maupun swasta.

“Banyaknya pengembalian fungsi jalan umum dari yang sebelumnya titik potensi parkir menjadi jalan utama dengan rambu larangan, menjadikan lokasi parkir tepi jalan umum dipindahkan ke lokasi tempat khusus parkir,” terangnya.

Faktor cuaca juga menjadi tantangan tersendiri menjelang akhir tahun. Musim hujan yang mulai intens disebut turut memengaruhi aktivitas masyarakat di area parkir terbuka, sehingga berdampak pada pendapatan juru parkir di sejumlah kawasan.

Meski menghadapi berbagai hambatan, Dishub Surabaya terus berupaya melakukan langkah strategis agar penerimaan dari sektor parkir TJU tetap tumbuh positif. Salah satunya dengan mengidentifikasi titik-titik baru yang berpotensi menjadi lokasi parkir resmi.

“UPT Parkir TJU terus berupaya mencari titik potensi baru parkir tepi jalan umum,” tandas Jeane.

Pihaknya berharap, dengan langkah tersebut, optimalisasi PAD dari sektor parkir bisa lebih stabil dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya Pemkot Surabaya menjaga ketertiban serta kenyamanan ruang publik bagi warga kota. (dim/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#penerimaan #Sektor #Tepi Jalan Umum #berita pemerintahan #serapan #penyebab #parkir #surabaya hari ini #alasan #Maksimal #pendapatan asli daerah (PAD) #belum #terbaru #dishub surabaya #berita surabaya hari ini #pinggir #jalan #berita surabaya terkini #pemkot surabaya #Tepi #dprd surabaya #pad