RADAR SURABAYA - Persaingan rumah sakit di Surabaya bakal semakin sengit. Hal ini karena semakin banyak rumah sakit beroperasi yang didukung peralatan yang lengkap dan canggih.
Karena itu, kedepan rumah sakit harus punya layanan unggulan atau spesialisasi agar bisa survive.
Direktur Rumah Sakit Waron Hospital, dr. Nikolas Dwi Susanto, M.Kes, mengatakan, persaingan antar rumah sakit memang tidak bisa dihindari.
Sebab, masing-masing akan berusaha merebut jumlah pasien atau konsumen sebanyak mungkin.
“Apalagi sekarang sudah tidak ada lagi izin rumah sakit khusus misalnya RS Ibu dan Anak. Sekarang semua izinnya hanya satu RS Umum. Hanya kelasnya atau kategorinya yang dibedakan yakni RS kelas A,B,C atau D,” ujar dr. Nikolas belum lama ini.
Sebab itu, persaingan pelayanan rumah sakit akan semakin berasa kedepan.
Sebab semua rumah sakit dituntut untuk bisa memberikan pelayanan terbaik pada semua kasus atau penyakit yang diderita pasien.
Padahal, itu sangat sulit dilakukan. Artinya, tidak semua rumah sakit akan mampu memberikan pelayanan secara mendalam pada setiap kasus yang dialami pasien.
Selain membutuhkan modal besar untuk membeli peralatan, juga perlu SDM yang banyak yang tentu cost-nya juga besar.
“Karena itu, kedepan rumah sakit akan memposisikan diri masing-masing. Artinya, rumah sakit harus memiliki beberapa pelayanan yang dijadikan unggulan atau spesialisasinya,” ungkapnya.
Misalnya, Waron Hospital yang baru beroperasi memposisikan diri sebagai rumah sakit dengan spesialisasi pelayanan pada perempuan dan anak (women & children).
Karena perempuan dan anak kasusnya akan sustainable. Target marketnya adalah family atau pribadi kelas middle-up.
Selain itu, di Surabaya selama ini belum ada rumah sakit khusus pelayanan ibu dan anak yang memiliki standard internasional.
Sehingga Waron Hospital menginisiasi untuk fokus pada pelayanan unggulan untuk ibu dan anak.
“Selama ada ibu hamil, maka kasus (penyakit) ibu dan anak akan terus ada. Dengan memposisikan diri pada pelayanan Kesehatan ibu dan anak, kami sudah menciptakan differensiasi sendiri. Dan itu membuat kami akan tetap bisa berkompetisi kedepan,” ujarnya.
Untuk memperkuat layanan tersebut, Waron Hospital memiliki delapan Brand of Excellence atau layanan unggulan, seperti Fertility Center (ASHA IVF), Maternal-Fetal Medicine Center (FAIMA), Oncology Center (THE CELL), Andrology Center (MACHOS), Pediatric Nutrition Center, Neonatal Intensive Care, Minimal Invasive Surgical Center, serta Aesthetic Center.
Hal yang sama dilakukan Rumah Sakit milik Ciputra Group, Ciputra Hospital.
Rumah sakit modern yang berada di CitraLand Surabaya ini akan memperkuat pada beberapa pelayanan unggulan.
Hal itu juga untuk menyesuaikan target market-nya yakni kelas premium.
dr. Sisca Sindhuatmaja, Direktur Ciputra Hospital menjelaskan, persaingan antar rumah sakit memang tidak akan bisa dihindari.
Sebab itu, setiap rumah sakit harus memiliki keunggulan pelayanan yang bisa diandalkan.
Untuk itu, Ciputra Hospital juga akan memperkuat layanan unggulan (Center of Excellence).
Saat ini di Ciputra Hospital ada 4 Center of Excellence yakni Cardiology, Women & Children, Neuro Science dan Cancer Center.
Bahkan untuk mendukung layanan unggulan tersebut, Ciputra Hospital juga didukung dengan sejumlah peralatan dengan teknologi canggih seperti CT Scan Dual Source, MRI 3 Tesla, Cath Lab Bi plane dan PET Scan.
Bahkan Ciputra Hospital menjadi rumah sakit swasta pertama di Surabaya dan Jatim yang memiliki PET Scan dengan investasi Rp 56 miliar.
“PET Scan Ciputra Hospital sudah datang dan dalam proses install. Diharapkan, akhir tahun ini sudah beroperasi. Sehingga pasien tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta, Singapura dan Malaysia. Sebab penyakit kanker sudah bisa kami tangani disini. Ciputra Hospital akan memposisikan sebagai RS Cancer Center di Surabaya dan Jatim ,” ungkap dr Sisca, Selasa (21/10).
Selain peralatan canggih, pihaknya juga memperkuat differensiasi dengan menyiapkan tenaga SDM yang handal dan professional.
Saat ini Ciputra Hospital didukung 140 dokter spesialis. Hal ini dimaksudkan agar pasien tidak bingung atau ragu saat berkonsultasi tentang kesehatannya.
“Kami juga baru saja membuka pelayanan Hemodialisa atau cuci darah. Sehingga pasien tidak perlu jauh-jauh mencari RS untuk melakukan regular jadwal cuci darahnya. Semua bisa kami tangani disini dengan pelayanan terbaik,” tutup dr Sisca. (fix)
Editor : Nofilawati Anisa