Surabaya - Kasus dugaan penipuan produk roti kembali menjadi sorotan publik. Felicia Elizabeth, seorang ibu, melaporkan toko roti daring Bake n Grind yang mengklaim menjual produk gluten free, dairy free, sugar free, dan vegan. Namun, hasil uji laboratorium menunjukkan produk tersebut tidak sesuai dengan klaim yang tertera.
Felicia menceritakan bahwa anaknya yang berusia 17 bulan mengalami ruam dan bengkak setelah mengonsumsi roti dari toko tersebut. Ia kemudian membagikan pengalamannya di akun Instagram, yang kemudian menjadi viral di berbagai platform, termasuk TikTok.
Kasus ini juga mendapat perhatian kreator konten KoSteve, yang menekankan pentingnya pengawasan terhadap dugaan penipuan produk. Dalam videonya, ia menegaskan bahwa korban bukan hanya satu orang, melainkan mulai bermunculan dari berbagai daerah.
Terbaru, terungkap bahwa produk selai yang dijual toko tersebut juga diduga merupakan repack dari merek lain yang lebih ekonomis, namun dipasarkan dengan klaim “gluten free” dan “stevia”.
Hingga kini, akun Instagram Bake n Grind telah hilang dari peredaran. Felicia mengaku menerima banyak pesan dari pembeli lain yang mengalami kasus serupa. Warganet mendesak agar kasus ini diselidiki lebih lanjut dan dijadikan pelajaran agar konsumen lebih berhati-hati terhadap klaim produk makanan sehat yang dijual secara daring. (jwa/fir)
Editor : M Firman Syah