Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Manfaatkan Aset Pemkot Surabaya untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Disabilitas

Dimas Mahendra • Rabu, 17 September 2025 | 20:47 WIB

 

Bantuan kursi roda untuk anak disabilitas Surabaya. (IST)
Bantuan kursi roda untuk anak disabilitas Surabaya. (IST)

RADAR SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak disabilitas. Menurutnya, saat ini masih banyak hambatan yang dihadapi warga, terutama dari sisi biaya pendidikan.

 “Salah satunya adalah biayanya. Khususnya untuk anak-anak difabel, kalau di sekolah swasta biasanya mahal,” ujar Bahtiyar.

 Baca Juga: 155 Reklame Ilegal Ditumbangkan, Pemkot Surabaya Gaspol Optimalkan PAD dan Percantik Kota

Ia menilai, pemerintah kota perlu menyiapkan program khusus agar anak-anak disabilitas tidak tertinggal dalam mengenyam pendidikan. Bentuknya bisa berupa beasiswa khusus atau bahkan pendirian sekolah luar biasa (SLB) baru yang dikelola Pemkot.

 “Nanti kita coba diskusikan dengan pemerintah kota terkait hal tersebut. Apakah dengan mendirikan sekolah khusus SLB atau ada beasiswa khusus untuk mereka, dengan syarat dan ketentuan yang ada,” jelas politisi Partai Gerindra itu.

 Saat ini, kata Bahtiyar, Pemkot Surabaya melalui Dinas Sosial memang sudah memiliki sejumlah tempat pembelajaran untuk anak disabilitas. Namun, ia menekankan perlunya pengembangan lebih lanjut, baik dengan memanfaatkan aset pemkot maupun memperkuat tenaga pendidik khusus.

 Baca Juga: Hadirkan Creator Fest 2025, BRI Siapkan Wadah Kreativitas Masyarakat

“Ini sudah bagus tinggal nantinya perlunya pengembangan lagi dengan memanfaatkan aset-aset pemkot di beberapa titik yang tersebar di Surabaya, tentunya dengan didukung tenaga yang khusus untuk menjadi pendidik anak-anak tersebut,” tegasnya.

 Menurut Bahtiyar, pendidikan anak disabilitas memerlukan treatment khusus sehingga tenaga pengajarnya juga harus disiapkan dengan pelatihan memadai.

 Ia pun mengaitkan perjuangan ini dengan visi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang tengah mengupayakan agar Surabaya bisa meraih predikat Kota Layak Anak Dunia.

 “Ini sejalan dengan yang sedang diupayakan Pak Wali Kota. Surabaya harus benar-benar ramah dan adil bagi semua anak, termasuk anak-anak difabel,” pungkas Bahtiyar. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#anak disabilitas #dprd kota surabaya #slb #Dinsos Surabaya #aset pemkot surabaya