Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

DPRD Surabaya Dukung Penguatan Pam Swakarsa di Kampung untuk Cegah Kenakalan Remaja

Dimas Mahendra • Rabu, 10 September 2025 | 20:16 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menemui warga yang melakukan pengamanan swakarsa. (IST)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menemui warga yang melakukan pengamanan swakarsa. (IST)

RADAR SURABAYA – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memperkuat peran pengamanan (pam) swakarsa di tingkat perkampungan mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Surabaya. Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai menilai keberadaan pam swakarsa sangat penting sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk kenakalan remaja.

Menurut dia, langkah ini relevan terutama setelah kericuhan dalam aksi unjuk rasa pada akhir Agustus lalu. Saat itu sejumlah peserta yang diamankan ternyata masih berusia sekolah.

“Saya pribadi sangat setuju dengan langkah pemerintah kota dalam penerapan pam swakarsa di perkampungan. Untuk pengamanan lebih dini, tentunya sangat bermanfaat menjaga keamanan masyarakat dari gangguan keamanan maupun kenakalan anak-anak dan remaja,” ujar Bahtiyar.

Bahtiyar menambahkan, penguatan pam swakarsa dapat berjalan lebih efektif jika dikolaborasikan dengan program Kampung Pancasila yang tengah digencarkan Pemkot Surabaya. Dengan begitu, fungsi pam swakarsa tidak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan gotong royong di tingkat warga.

“Dalam prosesnya nanti bisa dikolaborasikan dengan Kampung Pancasila sehingga sejalan dengan program-program yang ada,” jelas politisi Partai Gerindra tersebut.

Lebih jauh, Bahtiyar menilai pam swakarsa adalah bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungannya sendiri. Dengan penguatan kelembagaan dan koordinasi bersama aparat, ia optimistis pam swakarsa bisa menjadi garda terdepan dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di Surabaya.

“Prinsipnya, pengamanan berbasis masyarakat akan jauh lebih efektif karena masyarakatlah yang paling tahu kondisi lingkungannya,” pungkasnya.

 Baca Juga: Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya Diperpanjang hingga 11 September 2025

Sebelumnya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan rencana pemasangan alarm di setiap balai RW. Alarm tersebut akan difungsikan sebagai penanda jika terjadi ancaman atau gangguan di wilayah tertentu.

"Insya Allah, kita akan anggarkan dan diskusi dengan DPRD Surabaya. Jadi, setiap balai RW akan ada alarm. Ketika ada yang berbuat rusuh, alarm akan dibunyikan sehingga seluruh warga di wilayah itu akan bergerak untuk menjaga Kota Surabaya," jelasnya.

Cak Eri menegaskan, keamanan dan kemakmuran Surabaya tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, melainkan hasil kerja sama seluruh warga Surabaya. "Surabaya yang menjaga bukan wali kotanya. Surabaya bisa makmur bukan karena wali kotanya, tapi karena gotong royong orang Surabaya," pungkasnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Pam Swakarsa #kampung Pancasila #pemkot surabaya #dprd surabaya #kenakalan remaja