Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ibu Meninggal dan Balita Luka Parah Usai Ditabrak Pengendara Motor Berboncengan Tiga di Jalan Kenjeran Surabaya

M. Mahrus • Jumat, 8 Agustus 2025 | 20:03 WIB
EVAKUASI : Petugas saat mengevakuasi korban meninggal usai ditabrak pengendara motor berboncengan tiga tanpa helm di Jalan Kenjeran, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)
EVAKUASI : Petugas saat mengevakuasi korban meninggal usai ditabrak pengendara motor berboncengan tiga tanpa helm di Jalan Kenjeran, Surabaya. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Seorang pejalan kaki meninggal dunia ditabrak pengendara motor Honda Beat, GJS, 16, berboncengan tiga tanpa helm di Jalan Kenjeran, Tambaksari, Surabaya, Kamis malam (7/8).

Korban meninggal dunia Mudrika, 33, warga Ngingas, Waru Sidoarjo. Sementara anaknya yang digendong MFO, 4, mengalami luka parah di kepala. Korban luka dirawat di Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya.

Kapolsek Tambaksari Kompol Eko Aprianto mengatakan, kronologi kecelakaan bermula saat pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat di Jalan Kenjeran sekitar pukul 20.30.

Sesampainya di lokasi atau zebra croos, sepeda motor menabrak korban pejalan kaki yang menyeberang dari arah utara ke selatan. Saking kerasnya tabrakan, pejalan kaki terpental.

"Korban penyeberang jalan (Mudrika) luka di kepala dan meninggal dunia di lokasi," ungkapnya, Jumat (8/8). Sementara untuk anaknya mengalami luka di bagian kepala. "Selanjutnya untuk olah TKP serta penyidikan ditangani oleh Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya," terangnya.

Dari hasil penyidikan, Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi menjelaskan, kecelakaan bermula saat motor Honda Beat yang dikendarai GJS berjalan dari arah timur ke barat di Jalan Kenjeran.

Setibanya di TKP pengendara kurang hati-hati dan tidak konsentrasi sehingga terjadi laka lantas dengan pejalan kaki yang menggendong anaknya yang berjalan menyeberang di penyeberangan (zebra cross) dari arah utara ke selatan.

"Penyebab kecelakaan, faktor manusia tidak hati-hati dan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki," tegasnya.

Suryadi menambahkan, untuk pengendara motor GJS warga Jalan Setro, Gading Tambaksari tidak memakai helm dan tanpa SIM. Sementara untuk yang dibonceng NDB, 16, dan GBN, 16, juga tidak memakai helm. (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#identitas #Kejadian di Surabaya hari ini #boncengan #korban #Berita Kecelakaan Hari Ini #pengendara #anak #sepeda #kecelakaan #tiga #jalan kenjeran surabaya #motor #waru sidoarjo #meninggal #berita surabaya hari ini #kecelakaan di surabaya #ibu #tabrak #tambaksari #kenjeran #Ngingas #Penyeberang Jalan #kronologi #balita #dunia