Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mengintip Peran Jembatan Rolak Gunungsari Surabaya dalam Irigasi Sungai Brantas

Muhammad Firman Syah • Selasa, 29 Juli 2025 | 18:17 WIB
Jembatan Rolak dibangun di atas saluran air besar yang merupakan bagian dari sistem pengairan Bendungan Rolak Songo yang dirancang pada 1852 oleh Pemerintah Hindia Belanda.
Jembatan Rolak dibangun di atas saluran air besar yang merupakan bagian dari sistem pengairan Bendungan Rolak Songo yang dirancang pada 1852 oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Surabaya – Jembatan Rolak Gunungsari yang terletak di kawasan simpang tiga Karah, Gunungsari, Surabaya, menjadi salah satu infrastruktur warisan kolonial Belanda yang masih berfungsi hingga kini. Dibangun di atas saluran air besar, jembatan ini merupakan bagian dari sistem pengairan Bendungan Rolak Songo yang dirancang pada 1852 oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Jembatan tersebut tidak hanya berperan sebagai jalur penghubung lalu lintas warga, melainkan juga menopang fungsi saluran irigasi yang mengalirkan air dari Sungai Brantas menuju kawasan timur Surabaya. Saluran tersebut dulunya vital untuk mengairi lahan pertanian dan mengurangi risiko banjir di wilayah dataran rendah Surabaya dan Sidoarjo.

"Masalah bukan di jembatannya. Rolak iki saluran lawas peninggalan Belanda. Tapi saluran tambahan dan gorong-gorong sekitar yang sering mampet. Kalo ga dibersihkan dan diperbesar, yo tetap ae banjir. Wong tiap Desember mesti ngungsi," ujar Yusuf, 68, warga sekitar, saat ditemui, Senin (28/7).

Rolak dalam Bahasa Jawa Kuno berarti pintu air atau bendungan. Dalam konteks ini, saluran di bawah Jembatan Rolak Gunungsari berfungsi sebagai pengendali limpasan air dari Sungai Brantas menuju kanal-kanal sekunder seperti di Wonokromo dan Darmo. Meskipun struktur jembatan telah mengalami beberapa renovasi, sistem dasar pengairannya masih mempertahankan konsep kolonial yang mengandalkan gravitasi.

Hingga saat ini, Jembatan Rolak Gunungsari tetap berperan penting dalam sistem drainase kawasan Surabaya Selatan. Namun, permasalahan tersendiri muncul akibat tersumbatnya saluran-saluran tambahan dan kurangnya perawatan gorong-gorong yang memperparah banjir musiman.

Pemerintah kota diminta untuk tidak hanya menjaga warisan sejarah ini, tetapi juga memperhatikan aspek fungsional infrastruktur sekitarnya guna mengantisipasi genangan rutin saat musim hujan tiba. (ali/gab/fir)

Editor : M Firman Syah
#brantas #surabaya #irigasi #rolak songo #jembatan #sungai