Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan pelajar dari keluarga kurang mampu melalui program Beasiswa Pemuda Tangguh. Sebanyak 6.114 siswa tingkat SMA/SMK di Surabaya menerima bantuan perlengkapan sekolah secara gratis.
Bantuan yang disalurkan meliputi seragam putih abu-abu, seragam pramuka, sepatu, kaus kaki, dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu per siswa.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri para pelajar agar dapat bersekolah tanpa rasa minder akibat keterbatasan ekonomi.
"Kami sering melihat siswa yang masih mengenakan seragam SMP karena belum mampu membeli seragam baru. Alhamdulillah, hari ini mereka menerima satu set lengkap seragam putih abu, seragam pramuka, sepatu, dan kaos kaki," ujar Eri Cahyadi, Kamis (24/7).
Ia menyebut, program ini adalah bentuk nyata dari semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Kota Pahlawan.
"Di Surabaya, semangat membantu ini melampaui sekat agama, baik muslim maupun non-muslim, semuanya bersatu padu," ungkap Eri Cahyadi.
Salah satu penerima bantuan, Dimas Kurniawan, siswa SMKN 2 Surabaya, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian pemerintah kota.
"Senang dan sangat bersyukur bisa meringankan beban orang tua, karena lolos Beasiswa Pemuda Tangguh dan mendapatkan perlengkapan sekolah, mulai seragam, sepatu, hingga kaos kaki, serta uang bulanan pendidikan. Terima kasih banyak untuk Bapak Wali (Eri Cahyadi) atas perlengkapan sekolah dan bantuan pendidikan ini," ucap Dimas.
Program ini diharapkan menjadi dorongan semangat bagi para pelajar untuk terus mengejar pendidikan tanpa hambatan finansial, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di antara warga Surabaya. (bil/ris/fir)
Editor : M Firman Syah