Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Full Senyum, 17 Tuntutan Buruh Disetujui Pemprov Jatim pada Peringatan May Day

Mus Purmadani • Jumat, 2 Mei 2025 | 01:22 WIB

 

TEMUI PENDEMO: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menemui ribuan buruh yang menggelar aksi untuk memperingati May Day di depan kantor Gubernur Jatim, Kamis (1/5) sore.
TEMUI PENDEMO: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menemui ribuan buruh yang menggelar aksi untuk memperingati May Day di depan kantor Gubernur Jatim, Kamis (1/5) sore.

RADAR SURABAYA - Sebanyak 10.000 lebih buruh menggelar aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, Kamis (1/5).

Aksi ini dipusatkan di depan Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan 110, Surabaya. 

Dari pantauan Radar Surabaya, para buruh dari berbagai daerah ini terlebih dulu berkumpul di Jalan A Yani pukul 14.00 WIB yang kemudian bergerak dan berkumpul ke Kantor Gubernur Jatim pukul 16.00 WIB.

Para buruh ini juga tampak menyalakan flare di sekitar Jalan Tunjungan dan depan Kantor Gubernur Jatim. 

Para buruh ini ditemui langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda. 

Ketua DPW FSPMI Jawa Timur, Jazuli mengatakan, ada beberapa rekomendasi tuntutan yang disampaikan kepada Gubernur Khofifah dan disetujui salah satunya terkait kebijakan pusat yakni membuat Undang Undang Ketenagakerjaan Baru dengan mengeluarkan klaster tenaga kerja. 

"Selain itu, Ibu Gubernur memperjuangkan buruh perempuan yang sebagai tulang punggung keluarga agar bisa dibebaskan dari pajak penghasilan,” jelasnya. 

“Lalu ibu Gubernur juga paham dan prihatin kondisi buruh, beliau akan memperjuangkan perumahan rakyat untuk bisa diakses para buruh. Nanti dikaji berapa iuran dibayar buruh, mudah dijangkau dan layak untuk buruh," imbuhnya.

Menurutnya, gubernur juga menyanggupi agar Bus Trans Jatim bisa beroperasi di wilayah industri dan merata di 38 kabupaten/kota Jatim.

Jazuli menambahkan sejak tahun 2019 bu Khofifah satu-satunya gubernur di Indoensia yang memiliki perhatian khusus ke anak buruh yakni memberi kuota 5 persen ke anak buruh untuk masuk langsung ke SMA/SMK negeri.

"Beliau akan mengkaji dan tambahan kuota, serta Bu Khofifah mau menerima usulan para buruh agar Gus Dur kita usulkan jadi pahlawan Indonesia," ungkapnya. 

Sementara itu, Gubernur Khofifah mengaku senang karena pada peringatan Hari Buruh Internasional ini berjalan dengan baik dan lancar. Menurutnya, para buruh juga menyampaikan 17 rekomendasi.

"Rekomendasintersebut sudah kita bahas bersama dan dapat disetujui. Pemprov Jawa Timur memang sedang menyiapkan 10.000 profesional training lengkap dengan sertifikasinya bagi mereka korban PHK,” ungkapnya.

“Selain itu juga bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan bagi buruh yang kehilangan pekerjaan. Jadi mereka yang kena PHK boleh multi pelatihan keterampilan sampai dengan sertifikasinya. Harapan kita mereka naik kelas,"imbuhnya. 

Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim akan meluncurkan paket kebijakan pendidikan.

"Jadi kita akan memberikan beasiswa tiap sekolah swasta, SMA maupun SMK yakni 10 anak. Nanti sekolah-sekolah mana akan diumumkan oleh Kepala Dinas Pendidikan. Insyaallah total ada 30.000 beasiswa untuk SMA/SMK swasta," pungkasnya. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Bus Trans Jatim #fspmi #may day #phk #hari buruh #perumahan rakyat #khofifah indar parawansa #pemprov jatim