RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini.
Salah satunya dengan cara menggandeng SEAMEO CECCEP (Southeast Asian Ministers of Education Organization Center for Early Childhood Care Education and Parenting) untuk memberikan pelatihan khusus kepada guru PAUD dan TK.
Fokusnya adalah memperhalus proses transisi dari PAUD ke TK dan Sekolah Dasar, agar lebih menyenangkan dan ramah anak.
Pelatihan ini, diharapkan dapat menjadi langkah konkret untuk menciptakan sistem transisi yang tepat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, pendidikan usia dini adalah fondasi utama dalam pembentukan karakter generasi penerus.
Perpindahan dari TK ke Sekolah Dasar menurut dia memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan jenjang pendidikan lainnya.
"Oleh karena itu, proses transisi ini harus dirancang sedemikian rupa agar terasa menyenangkan bagi anak-anak. Salah satu langkah konkret yang kita ambil adalah memberikan pelatihan khusus kepada tenaga pendidiknya,” kata Eri.
Tak hanya fokus pada metode belajar, Eri juga berharap pendidikan usia dini mampu memperkuat nilai kebangsaan dan mencegah anak dari pergaulan bebas maupun potensi kriminalitas di masa remaja.
“Kami juga akan terus melakukan pemantauan perkembangan anak hingga jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan selanjutnya, mengingat mereka adalah calon pemimpin masa depan yang akan menyongsong Indonesia Emas,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan kalau akan ada 400 guru PAUD dan TK yang dijadwalkan ikut pelatihan ini. Pelatihannya akan dilakukan secara bertahap.
Dimulai dari sesi daring (Zoom meeting) dan dilanjutkan pertemuan tatap muka. Koordinasi terus dilakukan bersama Bunda PAUD Kota Surabaya untuk menyesuaikan materi dengan kebutuhan lapangan.
“Ini akan bertahap ya, karena kita terus berkoordinasi dengan Bunda PAUD Kota Surabaya terkait kebutahannya apa nanti. Hal ini juga akan mendukung program PAUD secara Holistik Terintregatif,” tambah Eri.
Di sisi lain, Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani menambahkan terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Ia menyebut Surabaya harus mampu menjadi rujukan nasional.
“Mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas memang tidak mudah, namun dengan komitmen dan kerjasama yang solid, kami pasti bisa melakukannya. Berbagai peraturan walikota dan kebijakan lainnya terus kami upayakan untuk menunjang kinerja,” kata Rini.
Melalui kolaborasi ini, Rini berharap anak-anak bisa mengalami masa transisi PAUD ke TK tanpa tekanan.
“Sehingga akan terwujud pendidikan yang berkualitas dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP dan selanjutnya di Kota Pahlawan,” pungkasnya. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari