RADAR SURABAYA – Sebuah video viral di media sosial (medsos) memperlihatkan pria paruh baya berseragam satgas Pemkot Surabaya diduga mencuri di sebuah warung es degan di Jalan Jagir, Wonokromo, Surabaya, Kamis (17/4). Hal ini membuat warganet berspekulasi bahwa pelaku adalah pegawai Pemkot Surabaya.
Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, M. Fikser memastikan bahwa orang dalam video tersebut bukan pegawai aktif Pemkot. Pelaku yang mencuri di warung es degan Jalan Jagir, Surabaya ini mengenakan seragam lama.
Seragam yang dipakai pelaku diketahui merupakanseragam lama dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP), yang sebelumnya bernama DPRKPCKTR.
“Seragam itu versi lama, kemungkinan besar sudah dibuang atau tidak dipakai lagi. Dari hasil penelusuran, tidak ada pegawai aktif di DPRKPP, Dinas Kesehatan, atau Dinas Pendidikan yang sesuai dengan ciri-ciri pelaku dalam video,” tegas Fikser, Jumat (18/4/2025).
Ia mengatakan, tidak tertutup kemungkinan seragam tersebut jatuh ke tangan pihak tak bertanggung jawab dan dipakai untuk melakukan tindak kriminal.
“Seragam bisa saja dimanfaatkan untuk menyaru sebagai petugas. Kasus ini sudah kami serahkan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Fikser juga mengingatkan seluruh petugas di lingkungan Pemkot Surabaya untuk berhati-hati menyimpan atau membuang seragam dinas. Pakaian yang dibuang sembarangan, kata dia, berpotensi disalahgunakan.
“Kalau seragam sudah tidak dipakai, jangan asal buang. Simpan baik-baik atau musnahkan supaya tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk menipu atau mencuri,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Seorang pria yang memakai kaos satgas DPRKPCKTR Pemkot Surabaya terekam CCTV mencuri ponsel dan uang tunai di warung minuman es degan di Jalan Jagir, Wonokromo Surabaya, Kamis (17/4) pagi. (dim/gun)
Editor : Guntur Irianto