RADAR SURABAYA - Sebanyak 35.152 jemaah haji asal Jawa Timur saat ini tengah menunggu persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.
Pada 1 Mei mendatang, jemaah akan mulai masuk ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya, sebelum diberangkatkan menuju ke Madinah pada 2 Mei.
Dari total 35.152 jemaah haji asal Jawa Timur, sebanyak 1.758 jemaah merupakan lansia. Usia jemaah haji paling tua pada keberangkatan haji 2025 ini yakni 107 tahun.
Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam mengatakan, pihaknya sudah menerima usia jemaah haji baik yang usia paling tua dan juga usia muda.
"Estimasi porsi lansia tertua dari data jemaah prioritas lansia 2025 berasal dari Kabupeten Pamekasan, Madura. Bernama Mispu yang lahir 7 Oktober 1917," ujar Anam, Rabu (16/4).
Lebih lanjut Anam menjelaskan, Mispu telah mendaftar haji 3 Februari 2015. Mispu merupakan jemaah lansia yang saat keberangkatan ke tanah suci Mei masih berusia 107 tahun, namun Oktober mendatang dia akan genap berusia 108 tahun.
"Jadi saat keberangkatan haji beliau masih usia 107 tahun atau 108 tahun jalan. Tapi Oktober baru genap 108 tahun," jelasnya.
Lebih lanjut Anam menjelaskan, jemaah haji lansia juga mendapatkan perhatian khusus.
Seperti dilakukan pendampingan oleh para tenaga profesional mulai dari perawat, dokter dan tim pembimbing ibadah haji.
Bahkan, di Asrama Haji Embarkasi, jemaah lansia juga mendapatkan sarana mobil golf untuk mengantarkan dari proses kedatangan menuju ke kamar, masjid maupun ke bus saat hendak berangkat.
"Jemaah lansia juga diberikan akses kemudahan kamar yang dekat dengan layanan kesehatan, penerimaan, dan juga pemberangkatan," ujarnya.
Sedangkan itu untuk jemaah usia muda, Anam menyebut berasal dari Kabupeten Gresik, bernama Roshan Aysel Nugroho berusia 18 tahun. Roshan lahir tanggal 26 April 2007.
"Untuk estimasi porsi jemaah termuda usia 18 tahun berasal dari Kabupeten Gresik," terang Anam.
Anam juga menambahkan, untuk jemaah haji dengan porsi tertinggi yang mengacu pada daftar tunggu jemaah haji 2025 yakni Moch Hasim dengan pendaftaran haji 5 Juli 2012 asal kabupaten Pasuruan.
Sementara itu, total kuota jemaah haji Jawa Timur sebanyak 35.152 orang, komposisinya terdiri dari 33.055 jemaah non-lansia, 102 pembimbing KBIHU, 237 petugas haji daerah, dan 1.758 jemaah lansia.
Sedangkan keseluruhan jemaah haji yang tergabung dalam Embarkasi Surabaya sebanyak 36.518 orang dengan jumlah 97 kloter.
Terdiri dari tiga provinsi, yakni Jawa sebanyak 35.152 orang dengan 93 kloter, Nusa Tenggara Timur sebanyak 668 orang dengan 2 kloter dan Bali sebanyak 698 orang dengan 2 kloter.
Masing-masing kloter sebanyak 380 orang. Dijadwalkan kloter perdana akan tiba di Embarkasi Surabaya 1 Mei dan akan terbang ke Madinah 2 Mei dengan menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari