Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Verifikasi STBM di Kecamatan Rungkut, Optimistis Capai Kategori Tertinggi

Rahmat Sudrajat • Rabu, 16 April 2025 | 01:36 WIB
Tim Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bersama penari dari Mulyo Joyo Enterprise Surabaya. (IST)
Tim Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bersama penari dari Mulyo Joyo Enterprise Surabaya. (IST)

RADAR SURABAYA - Kecamatan Rungkut menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) lima pilar yang digelar pada Selasa (15/4). Acara yang berlangsung sejak pukul 08.40 hingga 15.15 itu dipusatkan di Aula Kecamatan Rungkut, Jalan Rungkut Asri Putaran Nomor 1, Surabaya.

Hadir dalam kegiatan ini Tim Verifikasi STBM Provinsi Jawa Timur, Camat Rungkut Maskur, Ketua TP PKK Kecamatan Rungkut Sri Wahyuni, Kepala Puskesmas Medokan Ayu dr. Dini Oktavia, Kepala Puskesmas Kalirungkut dr. Bernadetta Martini.

Camat Rungkut Maskur menyampaikan bahwa program STBM telah berjalan dengan baik di wilayahnya. Hal tersebut sejalan dengan visi besar Kota Surabaya untuk menjadi kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan.

“Kami harapkan kegiatan verifikasi ini berjalan lancar dan menjadi bagian dari proses transformasi sanitasi berbasis masyarakat di Surabaya, khususnya di Rungkut,” ujar Maskur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses verifikasi STBM Award yang bertujuan menilai capaian pelaksanaan lima pilar STBM di masyarakat. Tim Verifikasi STBM Provinsi Jatim menyampaikan harapannya agar Kecamatan Rungkut dapat mencapai tingkat paripurna, yang merupakan kategori tertinggi.

Sebagai bagian dari verifikasi, tim akan meninjau langsung ke lapangan, termasuk ke 25 rumah tangga dan satu sekolah yang telah dipilih sebagai sampel. Kelurahan Penjaringan Sari dan Kedung Baruk menjadi fokus verifikasi lapangan karena dinilai telah aktif menjalankan prinsip-prinsip STBM.

Lima pilar STBM yang menjadi tolok ukur dalam verifikasi ini mencakup perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Pertama, stop buang air besar sembarangan sebagai langkah awal menjaga kebersihan lingkungan. Kedua, cuci tangan pakai sabun di waktu-waktu penting untuk mencegah penyebaran penyakit.

Ketiga, pengelolaan air minum dan makanan yang aman agar masyarakat terhindar dari kontaminasi. Keempat, pengelolaan sampah rumah tangga dengan benar untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas penyakit. Dan kelima, pengelolaan limbah cair rumah tangga dengan aman demi keberlanjutan sanitasi lingkungan. (rmt)

Editor : Lambertus Hurek
#STBM Award #Verifikasi STBM #sanitasi surabaya #Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)