RADAR SURABAYA — Sejak pagi buta, Jumat 11 April 2025. awan kelabu telah membungkus langit Kota Surabaya. Hujan ringan berselang-seling turun bak tirai tipis yang menyapu genting dan daun-daun trembesi.
BMKG Surabaya memprakirakan suhu udara pada pukul 07.00 WIB tercatat 26 derajat Celsius, dengan kelembapan tinggi mencapai 88 persen. Angin berhembus pelan dari arah utara dengan kecepatan rata-rata 7 km per jam.
Memasuki pukul 08.00 hingga 10.00, hujan masih turun secara sporadis, namun mulai berkurang intensitasnya. Suhu pun merangkak naik ke kisaran 30–31°C, sementara kelembapan berangsur turun. Meski tidak deras, langit tetap berawan tebal hingga menjelang siang.
Pada rentang pukul 11.00 hingga 13.00 WIB, suasana kota diliputi mendung tanpa hujan. Suhu maksimum hari ini tercatat 33°C, dengan tingkat kenyamanan menurun akibat suhu terasa mendekati 40°C — suatu kondisi yang membuat keringat mengalir deras walau hanya berdiri diam di bawah naungan.
Mulai pukul 14.00, pertanda hujan kembali muncul. Titik-titik air turun halus, lalu menguat menjadi hujan ringan hingga sedang di sekitar pukul 15.00 hingga petang. Beberapa kawasan bahkan mengalami petir ringan sekitar pukul 17.00 dan 18.00 WIB. Hati-hati bagi pengendara dan pejalan kaki yang berkegiatan di luar rumah pada waktu tersebut.
Malam harinya, hujan masih menyapa bumi Arek Suroboyo dalam intensitas ringan, dengan langit tetap kelabu pekat. Suhu turun perlahan ke 27–26°C, namun kelembapan justru naik ke atas 85%, menyisakan hawa gerah yang melekat hingga menjelang tengah malam.
Warga dihimbau untuk menyiapkan payung atau mantel tipis, terutama yang hendak beraktivitas di sore dan malam hari. Kendati curah hujan tidak lebat, namun kondisi basah jalanan dan potensi genangan kecil tetap perlu diantisipasi. (*)
Editor : Lambertus Hurek