Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tembok Pasar Jarak Surabaya Roboh, Seorang Difabel Meninggal setelah Jatuh dari Balkon

M. Mahrus • Rabu, 9 April 2025 | 16:39 WIB
Lokasi ambruknya balkon di dekat kawasan Pasar Putat Jaya, Surabaya. Seorang difabel tewas. (IST)
Lokasi ambruknya balkon di dekat kawasan Pasar Putat Jaya, Surabaya. Seorang difabel tewas. (IST)

RADAR SURABAYA - Surabaya dikejutkan oleh insiden tragis pada Selasa (8/4/2025) di kawasan Pasar Kupang Gunung, yang lebih dikenal sebagai Pasar Jarak. Sekitar pukul 10.30 WIB, sebuah tembok balkon bangunan setinggi enam meter yang berhimpitan dengan pasar roboh, menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Korban adalah seorang laki-laki difabel berinisial AF, berusia 35 tahun, warga Jalan Putat, Surabaya. Peristiwa ini bermula ketika balkon rumah korban, yang terletak di lantai dua dan hanya berjarak kurang dari dua meter dari lorong Pasar Jarak, runtuh tanpa peringatan.

Korban yang tengah berada di balkon tersebut, jatuh bersama reruntuhan dan tertimpa tembok serta puing bangunan.

Buyung Hidayat, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, menjelaskan bahwa korban tidak hanya tertimpa tembok, tetapi juga terjatuh akibat patahnya struktur balkon.

"Di lokasi kondisinya bukan tertimpa tembok saja, tapi korban di lantai dua. Bentuknya seperti balkon, lalu balkonnya patah ke bawah, jatuh ke bawah, dan tertimpa reruntuhan bangunan," ujarnya.

Proses penyelamatan berlangsung sekitar satu jam, dimulai dari pukul 10.30 hingga selesai pada pukul 11.40. 

Bryan Ibnu, Lurah Putat Jaya, mengonfirmasi bahwa korban adalah seorang laki-laki dan bangunan yang roboh merupakan bagian dari struktur "sosoran" yang berdekatan dengan pasar.

Jasad AF berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga saat ini, penyebab pasti runtuhnya balkon dan tembok tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada kondisi bangunan yang sudah tua dan kurang terawat, mengingat lokasi tersebut merupakan area padat yang berhimpitan dengan pasar tradisional. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#difabel jatuh dari balkon #balkon ambruk pasar jarak #tembok pasar jarak roboh #difabel tertimpa tembok putat