RADAR SURABAYA - Seorang pria di Surabaya mencuri emas dengan modus menjadi calon pembeli dan menukar emas antam asli dengan emas palsu. Aksi pencurian itu terjadi di toko emas mal kawasan Surabaya Selatan, Minggu (16/3). Pihak toko emas mengalami kerugian sekitar Rp 85 juta.
Pegawai toko emas DF, 24, mengatakan kejadian bermula saat pelaku datang ke toko emas pada Minggu (16/3) sekitar pukul 18.30. Pelaku saat itu datang ke toko layaknya customer atau pembeli pada umumnya.
Dia ingin membeli logam mulia antam. Kemudian meminta melihat emas antam yang berat 50 gram dan 10 gram. Pihak pelaku meminta penjaga toko mengeluarkan logam mulia tersebut dari etalase untuk dilihat terlebih dahulu.
Pelaku sempat menelpon orang rumah untuk berpura-pura meyakinkan penjaga toko. Ia juga meminta penjaga toko untuk memindai barcode logam mulia guna memeriksa tahun produksi.
Saat itu pelaku diduga mulai melancarkan aksi dengan melepas logam mulia dari cover plastik bawaan toko.
"Sewaktu barang di tangan pelaku si pelaku dengan sengaja menjatuhkan emas yang asli seberat 50 gram. Di waktu yang sama dia menukar emas berat 50 gram yang asli dengan yang palsu dan emas yang asli pelaku taruh di di dalam kaos kaki milik pelaku," ujarnya, Rabu (26/3).
Pelaku saat itu masih di toko hingga sekitar 10 sampai 15 menit. Pelaku lalu melakukan kamuflase dengan menutup logam mulia antam berat 50 gram ditumpuk yang logam mulia 10 gram. Sehingga karyawan tidak leluasa dan mengetahui bila emas asli sudah ditukar dengan emas palsu.
Beberapa saat kemudian, pelaku tidak jadi membeli. DF baru menyadari emas sudah ditukar pelaku setelah diberitahu temannya. Sebab saat itu DF meminta pergantian sales karena hendak berbuka puasa.
"Pelaku mengembalikan dua batang emas yang dia pegang ke teman saya,sewaktu di cek teman saya ternyata emas itu sudah di tukar dengan yang palsu," bebernya.
Pelaku setelah menyerahkan emas lalu pergi meninggalkan toko dan kabur keluar. "Untuk nilai kerugiannya kurang lebih Rp 85 juta di gramasi 50 gram," tuturnya.
Pemuda asal Kenjeran itu menambahkan kasus pencurian emas tersebut sudah dilaporkan ke polisi. Selain itu pihaknya juga membawa bukti rekaman CCTV yang merekam pelaku saat beraksi di toko.
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda M Zahari membenarkan ada laporan kejadian pencurian emas antam di salah satu toko emas mal Surabaya Selatan tersebut. Tim Unit Reskrim Polsek Wonokromo masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku. (*)
Editor : Lambertus Hurek