Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Segitiga Emas Kunci Sukses Pendidikan Masa Depan ala YLPI Al-Hikmah Surabaya

Nurista Purnamasari • Minggu, 23 Maret 2025 | 20:50 WIB

KOMPAK: Foto bersama ketua pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Al-Hikmah Surabaya beserta orang tua.
KOMPAK: Foto bersama ketua pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Al-Hikmah Surabaya beserta orang tua.

RADAR SURABAYA - Ketua Pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Al-Hikmah Surabaya, Abdul Kadir Baraja mengatakan, orientasi pendidikan adalah bagaimana mewujudkan anak tumbuh menjadi pribadi dewasa yang dibutuhkan masyarakat.

Abdul Kadir menekankan ada tiga hal yang perlu dipersiapkan orang tua untuk anaknya dalam menghadapi masa depan.

“Pertama orang tua harus menyiapkan anak didik untuk bisa diterima dan juga tentunya memiliki kemampuan belajar di perguruan tinggi.

Oleh karena itu sisi kompetensi menjadi penting dimiliki oleh anak,” terang Abdul Kadir.

Kedua, lanjutnya, orang tua juga harus memiliki kemampuan dalam mempersiapkan anak didik menjadi orang atau generasi yang memiliki kedewasaan dengan didukung karakter yang baik dan diterima Masyarakat.

“Ketiga orang tua atau pendidik perlu juga menyiapkan anak didiknya menjadi orang dewasa yang mempunyai kemauan dan kemampuan untuk bisa belajar mandiri dalam kehidupan," jelasnya.

Dalam pendidikan karakter, lanjut Abdul Kadir, setidaknya ada dua karakter yang harus dimiliki oleh orang tua dan para pendidik.

“Kedua hal itu yakni orang tua atau pendidik harus memiliki karakter moral dan juga karakter kinerja sebagai penunjang masa depan anak,” tegasnya.

Karakter moral, imbuh Abdul Kadir, didalamnya meliputi akhlak dan perilaku kepada Allah SWt Sang Pencipta, kedua orang tua, sesamanya, lingkungan dan bahkan kepada diri sendiri.

“Sementara karakter kinerja yang dibutuhkan dalam dunia kerja saat ini antara lain anak atau peserta didik harus memiliki kejujuran, Tangguh, disiplin, tanggung jawab, teliti, kreatif dan tidak malas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Sekolah Titin Ekowati mengatakan, pola didik atau pengajaran di zaman saat ini membutuhkan kolaborasi atau sinergi para stakeholder dunia Pendidikan, agar tujuan utama pendidikan bisa tercapai.

“Suksesnya pendidikan harus didukung oleh adanya segitiga emas dunia pendidikan yang saling bekerjasma dengan baik antara guru, orangtua dan murid itu sendiri," jelasnya.

"Terlebih di era saat ini dimana arus informasi berkembang pesat melalu media sosial seperti judi online dan kekerasan seksual dan sebagainya menjadi-jadi, maka proses pendidikan di Al-Hikmah ini harus memikirkan Kerjasama antara sekolah dan orangtua murid,” imbuh Titin.

Beberapa program sekolah, lanjut Titin, antara lain pertemuan dengan orang tua murid, parenting dan lain sebagainya dibuat oleh YLPI Al-Hikmah sebagai bagian dari kolaborasi dengan orangtua murid.

“Di bulan Ramadan ini kami menginisiasi sebuah program Bersama komite sekolah yakni program Komite Berbagi. Program ini akan dimaksimalkan saat idul Fitri saat berbagi bingkisan lebaran atau hadiah dari komite kepada guru dengan teknis langsung disampaikan ke sekolah tidak person to person untuk menghindari objektivitas sehingga bisa menjaga marwah dan nama baik guru,” jelas Titin.

Disamping itu, Sekretaris Komite Al Hikmah, Cintia Vanesa mengatakan, rasa cinta kasih komite dan wali murid, guru dan tendik dengan mengelola bingkisan lebaran oleh komite tidak disampaikan perorangan.

"Perolehan bingkisan lebaran pada guru, menggambarkan kerja keras komite sebagai wujud cinta kami maksimal untuk keluarga Al Hikmah, khususnya para guru," tutup Cintia. (nas/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#orang tua #Pendidikan Karakter #YLPI Al Hikmah #pendidikan