RADAR SURABAYA – Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya pada Jumat (14/3), menyebabkan sejumlah wilayah tergenang air, dengan ketinggian bervariasi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera bergerak untuk melakukan pemantauan dan penyedotan air di berbagai titik yang terdampak.
Berdasarkan informasi yang didapat, genangan tertinggi mencapai 70 cm berada di Jalan Wisma Tengger, yang langsung ditangani oleh tiga unit petugas Damkar dari Pos Kandangan, Pos Pakal, dan Rayon 5 Margomulyo.
Kabid Operasional DPKP Surabaya, Wasis Sutikno mengungkapkan, selain di Wisma Tengger, ada titik-titik lain juga yang tergolong cukup tinggi.
Sebutlah seperti Jalan Manukan Lor dan Jalan Balongsari Tama Barat dengan genangan 60 cm yang ditangani oleh dua Unit Rayon 5 Margomulyo.
"Lalu ada juga di Jalan Simo Hilir dengan genangan 60 cm, ditangani oleh dua Unit dari TIJ dan Pos Grudo. Juga dibantu oleh dua rayon," kata Wasis pada Radar Surabaya.
Selain itu, genangan juga terpantau ada di Jalan Donowati dengan ketinggian 40 cm.
Lalu di RS Mitra Keluarga Darmo dengan ketinggian 30 cm. Selain itu, beberapa lokasi mengalami genangan ringan antara 10-15 cm, di antaranya Kelurahan Putat Jaya, Jalan Simo Magersari, Jalan Raya Satelit, dan Sekolah Elion.
"Sejumlah wilayah yang sebelumnya sering mengalami genangan terpantau dalam kondisi aman seperti Jalan Teluk Betung, Jalan Cokroaminoto, Jalan Punden (Tandes), Jalan HR Muhammad, Jalan Simo Kalangan, Jalan Semarang, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Pemuda," ucapnya.
Hingga saat ini, Wasis mengungkapkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan penyedotan air di titik-titik yang masih tergenang, serta mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi genangan dan banjir, terutama di kawasan rawan.
Sebutlah di kawasan Manukan Lor, menurut dia, di sana masih ada tiga rumah yang saat ini masih dilakukan penanganan oleh petugas.
Sedangkan untuk jalan-jalan protokol menurut dia sudah dalam kondisi aman terkendali.
"Kami akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan genangan segera surut serta tidak mengganggu aktivitas warga. Untuk penyebabnya sementara karena curah hujan yang tinggi siang tadi," ujarnya.
Masyarakat pun diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan genangan yang mengganggu akses jalan atau pemukiman melalui kanal aduan resmi Pemkot Surabaya. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari