RADAR SURABAYA - Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) akan menyambut Ramadan 1446 Hijriah dengan program Sparkling Ramadan yang menawarkan berbagai kegiatan dengan tema Ramadhan ceria, bahagia untuk semua.
Program ini meliputi 999 kegiatan yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 9 fasilitas cemerlang, 9 dakwah cemerlang, dan 9 sosial cemerlang.
Humas Masjid Al-Akbar Surabaya, Helmy M. Noor menjelaskan, beberapa fasilitas yang disiapkan, sparkling fasilitas itu antara lain 999 lampion di Taman GenZI dan laser show air mancur dan kubah MAS saat berbuka puasa.
Pihaknya juga melakukan penataan ulang seperti vertikal fan, Al Akbar Tourism Center (ATC), Museum Al Akbar, pavingisasi halaman barat (Taman GenZi), revitalisasi sound system, penataan ulang zona parkir, dan program kebersihan 24 jam MAS Clean and Fresh.
"Untuk 9 sparkling facilities meliputi sparkling 999 lampion, laser show air mancur dan Kubah MAS saat buka puasa," ujar Helmy, Jumat (28/2).
Helmy menyebut kegiatan dakwah cemerlang, termasuk ngabuburit bareng 9 hafidz cilik, ngaji ngabuburit GenZi, salat dan ceramah tarawih, tadarus Alquran, qiyamul lail, pondok Ramadan muslimah dan yayasan pendidikan MAS, Pojok Ngalim, festival nuzulul Qur'an, dan festival Ramadan Genzi.
"Untuk 9 hafidz cilik itu dari MI/MTs yang baca surat-surat pendek dengan tahsin bakda asar atau ngabuburit dengan Yasin, Al-Mulk, Ar Rahman, Waqiah, dan sebagainya. Insyaallah akan didigitalkan juga,” terang Helmy
Selain itu, ada program Sosial Cemerlang meliputi berbagi bersama 125 ojek online, bakti sosial siswa KB-RA MAS, syiar Alquran (wakaf Alquran), kegiatan untuk penyandang disabilitas dan anak yatim, kado lebaran untuk kaum dhuafa, penggalangan donasi, kirab Ramadan, dan sahur on the road.
“Bismillah, Allah meridlai kegiatan kita. Semoga sebulan penuh lancar kegiatan ini," harapnya.
Meski baru ditetapkan Jumat (28/2), untuk 1 Ramadan, melalui sidang isbat, namun Helmy mengaku siap jika nantinya pemerintah mengumumkan 1 Ramadan jatuh 1 Maret 2025.
"Ya jika nanti pengumumannya untuk shalat teraweh dan besok sudah 1 ramadan ya kami siapkan semua," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BPP MAS, KHM Sudjak menekankan pentingnya persiapan teknis jelang Ramadan. Dia mencontohkan koordinasi yang diperlukan untuk kegiatan ngabuburit bareng 9 hafidz cilik dan berbagi bersama 125 ojol.
"Tentu perlu koordinasi teknis dengan pihak MI dan MTs untuk penentuan hafidz cilik dan teknisnya," tutur Sudjak. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari