RADAR SURABAYA - Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 28 Surabaya (MIM Dupan), Rohim S.H.I., M.Pd., menerima penghargaan prestisius Best Winner Top Innovation Leader Awards 2025 dengan kategori The Best Islamic Primary School in Creating Excellence Human Resource of The Year 2025.
Penghargaan ini diberikan oleh 5 Pilar Media Communication dan National Awarding Research Center dalam acara yang berlangsung di Surabaya pada Jumat (21/2).
Rohim menjadi salah satu dari lima kepala sekolah Muhammadiyah di Surabaya yang meraih penghargaan ini.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi nyata MIM Dupan dalam pengembangan dan inovasi pendidikan yang terus berkelanjutan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur (Diskominfo Jatim), Sherlita Ratna Dewi Agustin, yang mewakili Gubernur Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Rohim mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.
Ia berharap pencapaian ini dapat meningkatkan brand image, positive perception, dan personal branding bagi MIM Dupan.
"Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi motivasi untuk semakin berkomitmen dalam menciptakan karya dan prestasi yang lebih tinggi bagi masyarakat dan generasi mendatang," tuturnya.
Rohim, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Hukum dan HAM PDM Surabaya, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah anugerah sekaligus amanah untuk terus berinovasi dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan pendidikan berkualitas," ungkapnya
Disisi lain, Rohim juga berterima kasih kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lakarsantri, serta seluruh guru MIM Dupan yang luar biasa berjuang membangun madrasah ini hingga semakin dipercaya masyarakat Surabaya, khususnya warga Lakarsantri dan sekitarnya.
"Penghargaan ini semakin memperkuat posisi MIM Dupan sebagai lembaga pendidikan Islam yang inovatif dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional," pungkasnya. (ind/nur)
Editor : Nurista Purnamasari