RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memang tengah getol menanamkan budaya literasi kepada masyarakat. Salah satunya melalui mobil perpustakaan keliling.
Car Free Day (CFD) di Raya Darmo, Surabaya juga dimanfaatkan untuk menghadirkan mobil perpustakaan keliling.
Seperti Minggu (9/2), mobil perpustakaan keliling diserbu masyarakat yang ingin meminjam buku bacaan.
Ribuan buku berbagai jenis dan judul menarik minat warga yang usai berolahraga dan bersepeda.
Salah satu warga, Atikoh mengajak anaknya untuk membaca buku yang masih berusia TK, dia ingin mengenalkan buku cerita kepada sang anak.
"Mumpung habis olahraga jadi sekalian mampir baca buku untuk mengenalkan ke anak juga supaya gemar baca buku," tutur Atikoh.
Atikoh sendiri terlihat meminjam empat buku cerita untuk anak-anak.
Dengan hadirnya perpustakaan buku keliling ini dia berharap bukunya lebih bervariasi setiap Minggu, untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
"Ya kalau bisa ditambah juga bukunya agar lebih variatif. Kalau bisa juga ditambah koran atau majalah juga, jadi masyarakat bisa baca buku juga baca majalah maupun koran," harapnya.
Perpustakaan keliling tersebut dibuka sejak pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB setiap minggu saat CFD.Tepatnya di depan Taman Bungkul, Raya Darmo Surabaya.
Menurut petugas mobil perpustakaan keliling Surabaya, Titok Riyanto, rata-rata anak-anak didampingi orang tua yang berkunjung. Mereka biasanya pinjam buku cerita dongeng cerita rakyat.
Setiap peminjaman buku tidak dipungut biaya alias gratis. Masyarakat hanya mengisi daftar kunjungan dan identitas diri.
"Bukunya nggak boleh dibawa pulang, hanya boleh dipinjam dan dibaca di sekitar sini saja. Gratis dan bebas baca apapun sampai pukul satu siang," kata Titok.
Titok mengaku, setiap kali stand by masyarakat yang meminjam dan membaca buku sekitaran 40-50 orang. Namun terkadang ada yang tidak mengisi daftar kunjungan dan identitas.
"Kalau setiap hari minggu ketika CFD paling tidak 40-50 orang. Tapi kadang ada yang tidak mengisi daftar hadir, kira-kira dalam sehari saja mungkin bisa sampai ratusan orang yang baca buku," ungkapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, paling ramai jam meminjam dan membaca buku pada jam 07.00 sampai 08.00 pagi karena selepas orang berolahraga menikmati CFD.
"Kalau pagi sekali jam 06.00 nggak terlalu, karena orang-orang sedang menikmati olahraga. Rata-rata ramainya jam 07.00 sampai jam 08.00," ujar Titok.
Setiap Minggu buku yang ada di mobil perpustakaan keliling itu menurutnya juga diganti. Terutama jika ada yang rusak. "Kalau sudah rusak terutama fisiknya kita ganti. Tapi kalau variasi buku diganti nggak mesti juga," jelasnya.
Mobil perpustakaan keliling Surabaya ini ada lima unit. Ke depan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Surabaya akan menggunakan sepeda motor untuk perpustakaan keliling.
Mobil perpustakaan keliling ini terdapat di Taman Harmoni Wonorejo, Taman Prestasi Kebun Bibit, Jembatan Suroboyo dan Taman Bungkul.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Surabaya Mia Santi Dewi mengaku, mobil-mobil perpustakaan keliling difokuskan di taman-taman kota yang ramai pengunjung.
"Keberadaan mobil baca keliling untuk menjadi stimulus kepada siapapun agar menambah minat baca dan literasi," kata Mia.
Mia juga mengatakan, akan mengatur penjadwalan mobil baca di rumah susun yang belum memiliki taman baca masyarakat (TBM).
"Mayoritas memang sudah ada tinggal menguatkan saja. Karena tahun ini kami memperluas jangkauan layanan literasi untuk meningkatkan minat baca, terutama kalangan anak-anak dan Gen-Z," pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari