RADAR SURABAYA - Sebuah video yang mempertontonkan aksi mesum di sekitar area Kota Lama Surabaya viral di jagad maya.
Video itu di-upload di salah satu akun media sosial Surabaya dan mendapatkan respons yang beragam di kolom komentarnya.
Menanggapi video yang viral itu, Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti mengungkapkan kalau pihaknya sudah memonitor video tersebut.
Dia mengungkapkan, insiden itu terjadi di sekitar pertigaan Jalan Elang.
Saat video itu viral, pihaknya sudah sempat menelusuri area tersebut untuk mengantisipasi adanya kejadian berulang.
"Kejadian tersebut berada jauh dari lokasi patroli Taman Sejarah, yaitu di pertigaan Jalan Elang," kata Irna dikonfirmasi Radar Surabaya, Kamis (6/2).
Terkait patroli sendiri dia mengungkapkan saban harinya memang petugas selalu berkeliling area tersebut.
Tujuannya sebagai langkah antisipasi adanya potensi gangguan ketertiban umum.
Hanya saja, dia mengaku, titik akhir patroli pihaknya ada di ruas Jalan Kasuari.
"Setiap hari kita patroli di kawasan tersebut. Cuma, utaranya pertigaan Jalan Kasuari jadi titik akhir patroli," ucapnya.
Alhasil, kejadian tersebut tidak termonitor oleh petugasnya.
Oleh karena itu, sebagai bahan evaluasi, Satpol PP ke depan akan menambah atau memperluas radius patrolinya.
Tujuannya, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Sebab, hal itu bisa mengganggu ketentraman dan ketertiban umum di area publik.
"Iya kita akan menambah radius titik patrolinya sebagai langkah antisipasi kejadian terulang. Kita rutin lakukan giat patroli ini memang untuk menciptakan kondisi yang kondusif di area publik Kota Surabaya," ujarnya. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari