RADAR SURABAYA - Sebuah video viral di media sosial (medsos) pegawai SPBU di Jalan Dinoyo, Surabaya menjadi korban pengeroyokan oleh seseorang yang diduga tak terima ditegur saat merokok di area SPBU.
Dalam potongan video rekaman CCTV pertama awalnya melihatkan momen seorang pegawai SPBU yang menegur seorang pria yang baru turun dari mobil karena merokok di area SPBU. Diduga tidak terima seorang pria tersebut terlihat adu mulut dengan pegawai SPBU.
Pria tak dikenal itu lalu memukul wajah pegawai SPBU. Kemudian pada potongan video kedua, menampilkan momen pegawai SPBU dikeroyok oleh dua orang lebih. Diduga pelakunya orang yang sama bersama teman-temannya.
Kapolsek Tegalsari Kompol Rizki Santoso saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan, kejadian pengeroyokan terjadi di SPBU Jalan Dinoyo, Surabaya Minggu (26/1) sekitar pukul 15.00.
Bermula saat AZ salah satu pegawai SPBU sedang mengawasi pengisian BBM dari truk tangki Pertamina ke tandon SPBU.
Tak lama kemudian muncul mobil parkir agak dekat dari truk tangki pertamina yang lagi proses pengisian ke tandon.
"Pengemudi mobil (pelaku) tersebut turun dengan merokok. Kemudian diingatkan oleh korban untuk segera mematikan rokoknya," ungkapnya, Senin (27/1).
Akan tetapi, lanjut Rizki, pelaku menolak dan langsung memukul korban juga membalas dengan pukulan.
Kemudian dilerai oleh RZ. Namun RZ pun dipukul oleh pelaku. Melihat kejadian tersebut teman-teman karyawan datang untuk melerai.
Kemudian pelaku pergi dengan mengancam, akan kembali dengan mengajak teman-temannya. Sekitar pukul 17.00, pelaku dan teman temannya kembali ke SPBU utk mencari AZ dan RZ.
Kebetulan pada saat itu AZ berada di kamar mandi dan RZ sedang bertugas di pompa bensin 3. Pelaku dan teman temannya langsung memukul secara membabi buta terhadap RZ.
"Setelah keluar kamar mandi AZ langsung menuju ke arah RZ dan sempat melerai.
Akan tetapi pelaku dan teman temannya beralih memukuli AZ," terangnya. Polisi dengan satu melati di pundak ini menerangkan akibat aksi brutal pelaku, pelipis mata kanan AZ mengeluarkan darah.
Sementara untuk pelaku dan teman-temannya meninggalkan SPBU dengan berjalan kaki ke arah jembatan BAT Ngagel.
"Korban sudah melapor. Pelaku masih dalam lidik," tegasnya. (rus)
Editor : Jay Wijayanto