Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Umat Tri Dharma Surabaya Antar Dewa-Dewi ke Nirwana Jelang Imlek

Rahmat Sudrajat • Kamis, 23 Januari 2025 | 01:37 WIB

 

KHUSYUK: Umat Tri Dharma saat melakukan persembahyangan mengantarkan dewa-dewi ke Nirwana, Rabu (22/1).
KHUSYUK: Umat Tri Dharma saat melakukan persembahyangan mengantarkan dewa-dewi ke Nirwana, Rabu (22/1).

RADAR SURABAYA - Suasana khusyuk menyelimuti Kelenteng Hong San Koo Tee di kawasan HOS Cokroaminoto, Surabaya, Rabu (22/1).

Umat Tri Dharma berkumpul untuk melaksanakan persembahyangan  khusus menjelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili yang jatuh pada 29 Januari mendatang.  

Persembahyangan di kelenteng yang biasa disebut Kelenteng Cokro ini bertujuan mengantarkan dewa-dewi ke nirwana sebelum proses penyucian rupang dan altar dimulai.

Dengan membawa hio dupa berwarna merah, umat Tri Dharma mengitari semua rupang dan altar yang ada di kelenteng tersebut.

Tak hanya itu mereka juga melakukan persembahan untuk para dewa-dewi. 

Persembahan tersebut antara lain buah yang tidak berdiri seperti apel, jeruk, hingga pisang.

Selain itu ada juga kue seperti kue kukus, wajik dan mangkok dipersembahkan. Ada juga manisan dan teh. 

"Tujuannya untuk mengantarkan dewa dewi ke nirwana, setelah itu besok (Kamis, Red) kita juga akan melakukan bersih-bersih rupang altar serta Jumatnya pembersihan untuk lampion di kelenteng," kata Pengurus Kelenteng Hong San Koo Tee, Erdiana Tejasputra, Rabu (22/1).

Dengan melakukan persembahyangan diharapkan ketika dewa dewi turun atau datang sudah kembali suci.

Erdiana juga menyebut puluhan umat Tri Dharma yang melakukan persembahyangan untuk mengantarkan dewa dewi yang dilakukan secara berjamaah. Selain itu persembahyangan boleh dilakukan secara sendiri-sendiri. 

Dia berharap di tahun ular kayu semua masyarakat Indonesia bisa rukun, semakin kuat dan lebih baik lagi.

"Ya harapannya semua berjalan dengan lancar kerukunan terjalin dengan kuat," harapnya.

Erdiana juga menjelaskan, selain mengantarkan para dewa dewi ke nirwana para umat Tri Dharma juga diwajibkan untuk membersihkan diri agar suci. Penyucian dilakukan selama tiga hari.

"Ada yang mulai hari ini dilakukan pembersihan diri. Dengan tidak boleh memakan daging namun boleh makan nasi, serta sayuran. Tujuannya agar kita bisa kembali suci," ungkapnya.

Rencananya Kelenteng Cokro tersebut mulai melakukan pencucian rupang Kamis (23/1) pagi. Pencucian dilakukan oleh para pengurus Kelenteng Cokro. 

"Ada 10 altar dan ratusan rupang yang akan kami bersihkan mulai Kamis dan dilanjutkan Jumat. Jadi kelenteng besok untuk sementara ditutup selama tiga hari untuk dilakukan pembersihan juga. Supaya nanti ketika waktu Imlek dewa-dewi turun kita sudah kembali suci dan bersih," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #imlek #dewa dewi #kelenteng cokro #Kelenteng Hong San Koo Tee #umat tri dharma