RADAR SURABAYA - Dua pencuri motor dihajar warga di Jalan Ploso Bogen, Tambaksari, Surabaya. Tersangka Zaini, 25, warga Desa Daleman, Kedundung, Sampang, dan M Rosul, 41, warga Jalan Sidotopo Sekolahan, Surabaya.
Kapolsek Tambaksari Kompol Imam Solikin menjelaskan, kedua tersangka tepergok mencuri motor Honda CBR di halaman parkir minimarket Jalan Ploso Bogen, Surabaya, Minggu (12/1) sekitar pukul 21.45.
Awalnya, kedua tersangka bertemu di kawasan Jembatan Suramadu mengendarai motor Honda Beat nopol L 2889 AR berboncengan untuk mencari sasaran motor. Setelah melintas di Jalan Ploso Bogen pelaku menemukan sasaran motor.
Rosul turun membawa kunci T untuk mencuri motor Honda CBR nopol L 5448 WK milik RK, 25, warga Gubeng yang diparkir di depan minimarket. Sementara Zaini berperan sebagai pengawas situasi dan joki.
Tersangka Rosul lalu merusak kunci setir motor Honda CBR menggunakan kunci T. Saat itu aksinya dipergoki karaywan yang hendak menyapu lantai di depan minimarket.
"Pegawai tersebut lalu menegur pelaku. MR melarikan diri dan diteriaki maling," ujarnya, Rabu (15/1).
M Rosul dan Zaini lalu dikejar warga dan anggota Polsek Tambaksari yang kebetulan melintas. Zaini ditangkap lebih dahulu dan dihajar warga hingga babak belur. Sementara Rosul sempat kabur ke gang samping minimarket.
Apesnya, gang tersebut buntu. Rosul lalu ditangkap dan dimassa warga. Anehnya, saat dimassa warga M Rosul tidak mengalami luka lebam di wajahnya.
"Tersangka MR sempat membuang kunci T di selokan. Setelah dicari ditemukan. Namun, mata kuncinya belum ditemukan," paparnya.
Perwira menengah dengan satu melati di pundak ini menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tersangka sudah beraksi di dua lokasi berbeda. Rosul merupakan residivis kasus curanmor dan pernah ditangkap di Polsek Tambaksari.
"Pelaku biasanya menjual motor ke wilayah Madura, kisaran Rp 4 juta sampai Rp 5 juta. Hasilnya dibuat kebutuhan hidup kadang juga foya-foya, mabuk," tandasnya. (rus)
Editor : Lambertus Hurek